SELAMAT UNTUK GARUDA JAYA U-19 YANG MEMBUNGKAM KORSEL 3-2 DALAM LAGA AFC CUP GRUP G

Selasa, 07 Mei 2013

Isu Kenaikan BBM, Mulai Mendapat Reaksi Mahasiswa Sumenep


Sumenep, Lintas Madura (07/05/2013)- Isu kenaikan BBM yang didengung-dengungkan pemerintah mulai awal bulan lalu mulai mendapat reaksi dari kalangan pegiat kampus. Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep jelas menolak rencana pemerintah tersebut dengan menggelar aksi damai di gedung DPRD setempat tadi siang.

Melalui korlap aksi, Zainullah menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bukan solusi untuk menyelamatkan ekonomi rakyat melainkan cara baru untuk memiskinkan rakyat kecil. Pihaknya menilai beberapa program bantuan kepada rakyat yang direalisasikan justru hanya memperkaya koruptor dan itu pun tidak dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang oleh rakyat. Pihaknya menilai program bantuan tersebut hanya lipstik semata untuk menutupi kebobrokan kebijakan kenaikan BBM.

"Apapun alasan pemerintah, kami tetap menolak kenaikan harga BBM, karena akan berdampak negatif bagi rakyat," tegas Zainullah .
Kecewa Pada Anggota Dewan
Aksi yang dilakukan tersebut justru mengecewakan karena sesampainya di gedung dewan, tidak ada anggota dewan yang menemui mereka. .
"Kami sangat kecewa dengan para anggota dewan yang tidak mendengar aspirasi kami dan mereka justru hanya buang-buang uang rakyat dengan kedok kunjungan kerja," kata Zainullah.

Namun akhirnya, para mahasiswa ditemui salah seorang anggota dewan Samsul Ma'arif yang menyatkan dukungan terhadap mahasiswa Sumenep (mam/lm)

Senin, 06 Mei 2013

Kasus Tewasnya Siswa SD di Warnet jadi Pelajaran Berharga


                                                                              Inilah Barqi net, saat siswa tewas kesetrum
Sumenep, Lintas Madura (06/05/2013)- Kemarin, warga kota Sumenep dikejutkan oleh pemberitaan media tentang siswa SD IT Sumenep yang tewas saat berada di salah satu warnet di Jalan KH Agus Salim, Pangarangan. Warnet tersebut tidak jauh dari sekolah Muhammad Ahlul Birri (siswa kelas 6 yang meninggal) kurang lebih hanya 300 meter.

Menurut saksi mata, yang juga teman sekolahnya, Faris yang juga bersama korban Birri saat di warnet Barqi (Jl KH Agus Salim, barat jalan), dirinya bersama Birri memang sengaja datang ke warnet untuk mencari contoh soal-soal ujian nasional SD yang dilaksanakan serentak hari ini. Korban, Birri didapati tersengat kabel listrik di CPU ketika sedang browsing ia nternet. Birri tidak dapat diselamatkan meskipun pada saat minta tolong, Faris temannya, dan operator warnet langsung mematikan saklar listrik. Birri yang baru umur 12 tahun itu meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Sumenep.

Tentu kasus ini saat ini tengah ditangani pihak kepolisian. Kapolsek Kota Sumenep, AKP Moh. Heri mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ia juga meminta keterangan dari beberapa orang saksi yang pada saat kejadian sedang berada di TKP.

Jadi Pelajaran bagi Semua
Meskipun kasus ini diluar unsur kesengajaan, namun merupakan salah satu bentuk kelalaian para pemangku kepentingan. Satu pihak mungkin masyarakat umum banyak menyalahkan pengusaha warnet tersebut dikarenakan lalai dalam memberikan keamanan bagi pelanggan/pengguna sehingga mengakibatkan kematian seseorang. Tetapi justru ada yang mengatakan bahwa ini adalah buntut dari keruwetan dunia pendidikan saat ini.

Seperti yang disampaikan Sahwini Faried, dari Lembaga Kajian Madura Society Development mengatakan, bahwa sekolah-sekolah kita saat ini belum memproduksi bentuk layanan yang super bagi siswa, begitu pula dengan lingkungan rumahnya yang sering "cuek" pada problem anak. " kekurangnyamanan di sekolah dalam memberikan layanan yang super, lingkungannya yang kurang connect, ditambah situasi di luar yang kurang menguntungkan dan cenderung materialistis dari semua aspek  membuat anak akan mencari "sesuatu' yang lebih nyambung pada kebutuhan dirinya dan teman-temannya", tegasnya.

Wini juga menambahkan, ke depan sekolah-sekolah, apalagi sekolah idaman/favorit idealnya menyediakan kebutuhan siswanya daripada hanya terjebak pada formalistis dan berlomba-lomba memperbanyak siswa mendaftar. Begitupula dengan lingkungan rumah, sedianya menyediakan layanan kesenangan dan kenyamanan bagi anak, bukan malah terjebak pada "egoisme" lingkungan. Sementara para pengusaha layanan internet dan semacamnya harus mulai membuat sistem keamanan bagi pengguna/pelanggannya. Pemerintah seharusnya melakukan kontrol yang sehat dan kontinu bagi keberadaan usaha yang ada. (mam/lm)

Minggu, 05 Mei 2013

ISL U-21 : Laskar Muda P-MU Bungkam Arema 1-0


                                                                 Persija U-21 vs Persepam Madura U-21

Pamekasan, Lintas Madura (05/05/2013)--Laskar Muda Persepam Madura United tampil memukau di hadapan ribuan pendukungnya dalam laga ke dua liga Indonesia U-21 di Stadion R Sunarto Pamekasan dengan mengkandaskan ambisi Arema U-21 1-0 (80').

Gol semata wayang tersebut tercipta pada babak kedua setelah pertandingan memasuki menit 80-an. Sebuah tendangan bebas yang dilesakkan pemain gelandang P-MU U-21 mampu menggetarkan jala gawang Arema Malang. Gol tersebut disambut riuh oleh pendukung P-MU dari taretania yang memadati Stadion Pamekasan.

Laga Persepam dan Arema U-21 merupakan laga ke dua mereka setelah dalam laga sebelumnya kalah dari lawan-lawannya. Persepam U-21 kalah dari tuan rumah Persija U-21 0-2 di Jakarta, tanggal 28 April lalu. Sementara Arema sebelumnya diredam Gresik United 2-4. Dengan hasil ini Persepam berada di peringkat ke tiga sama poinnya dengan Gresik United namun kalah dalam selisih gol. Sementara Arema dari dua kali main, belum mengumpulkan poin. Pemegang puncak klasemen sementara Persija dengan poin 6 dari dua kali menang. Pertandingan selanjutnya Persepam Madura U-21 akan bertandang ke Gresik tanggal 11 Mei mendatang. (mam/lm)

Netpreneur Bertahan Ketika Entrepreneur Terjungkal


Madura,Lintas Madura (05/05/2013)-Krisis moneter yang melanda Indonesia sejak tahun 1998 memaksa para pelaku bisnis untuk memutar otak lebih keras lagi demi mempertahankan usahanya. Banyak bisnis konvensional—kerap disebut sebagai bisnis offline—terkena ancaman gulung tikar karena tidak mampu menyeimbangkan neraca pengeluaran dan pendapatan. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan alternatif untuk membuka bisnis berbasis internet, alias bisnis online. Para pebisnis online yang dikenal dengan sebutan netpreneur muncul tidak semata-mata karena krisis moneter berkepanjangan di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi di era digital juga ikut mendorong kemunculan para netpreneur. Media sosial tidak lagi digunakan hanya untuk bersosialisasi, melainkan juga menjadi sarana berkegiatan ekonomi. Apa saja nilai lebih seorang netpreneur yang bergelut di bisnis online dibanding entrepreneur yang berbisnis secara offline?
  • Netpreneur = anytime, anywhere
  • Ruang gerak netpreneur tidak terbatas pada gedung atau toko. Bisnis tidak hanya bisa dijalankan dalam ruang tertutup yang menuntut mobilitas antara seller dan buyer. Selama ada koneksi internet, netpreneur bisa menjalankan usahanya dari mana saja dan kapan saja, tidak terbatas ruang atau toko. Netpreneur juga tidak perlu melakukan mobilisasi untuk bertatap muka dengan buyer. Koneksi internet yang bisa diakses kapan saja membuat transaksi antara netpreneur dan buyer cenderung lebih cepat. Dengan kata lain, netpreneur menjalankan bisnis online-nya dengan cara yang lebih praktis, hemat waktu, dan hemat tenaga dibanding entrepreneur.
  • Netpreneur = digital era, digital technology
  • Hampir dapat dipastikan, semua netpreneur tidak mungkin “gaptek” atau gagap teknologi. Teknologi internet adalah aset utama bagi netpreneur dalam menjalankan bisnisya. Mau tidak mau, netpreneur harus memahami seluk-beluk teknologi internet, mulai dari perkembangan media sosial hingga penggunaan tools yang memudahkan kegiatan bisnisnya. Tuntutan untuk “melek teknologi” ini merupakan poin keunggulan netpreneur dibanding entrepreneur.
  • Netpreneur = simple work, simple problem
  • Kinerja netpreneur yang berbasis teknologi internet dipermudah dengan kehadiran tools-tools penunjang bisnis seperti Google Trends, GoMo, dan Think with Google. Berbagai tools ini membantu netpreneur dalam menjalankan bisnisnya dengan lebih simpel dan sederhana. Permasalahan bisnis yang ditemui netpreneur dapat terbantu lewat penggunaan tools-tools tersebut. Dengan kata lain, mekanisme kerja dan problem solving seorang netpreneur didukung oleh tools yang menjadikan bisnis online lebih praktis untuk dijalankan.
  • Netpreneur = world wide web, world-wide transaction
  • Ruang lingkup bisnis netpreneur tidak terbatas pada satu negara saja, melainkan meluas sampai ke seluruh penjuru dunia yang “terjamah” koneksi internet. Di satu sisi, hal ini memunculkan tantangan bagi bisnis netpreneur karena kompetitor bisnis lebih banyak dan berasal dari berbagai belahan dunia. Namun di sisi lain, kondisi ini membuat jangkauan pasar netpreneur menjadi lebih luas. Koneksi internet memungkinkan terjadinya transaksi antara netpreneur dengan para supplier dan bahkan buyer yang berasal dari luar negeri. Jangkauan pasar yang luas ini tidak dimiliki oleh entrepreneur sebab kebanyakan transaksi bisnis offline terbatas pada transaksi tatap muka atau sambungan telepon.
  • Netpreneur = no capital, no worries
  • Seorang entrepreneur pasti membutuhkan modal awal untuk menjalankan bisnisnya. Paling tidak, ia harus memiliki uang untuk menyewa toko tempat ia berbisnis. Hal ini tidak berlaku bagi seorang netpreneur . netpreneur sangat mungkin berbinis meskipun ia tidak memiliki modal awal. Ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan netpreneur untuk menjalankan bisnis tanpa modal, misalnya dengan berbisnis dropshipping, yaitu metode penjualan eceran di mana si pengecer tidak perlu memiliki produk secara fisik (disarikan dari berbagai sumber)

CALON DPR RI DAPIL MADURA DIDOMINASI MUKA LAMA (Bag.3-habis)



Madura,Lintas Madura (05/05/2013)-Calon anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) XI Madura kebanyakan didominasi orang-orang lama. Hal itu nampak dari berkas yang didaftarkan pada KPU beberapa waktu lalu. Orang-orang lama yang memang berkecimpung dalam politik sebelumnya kembali “nyalon”. Seperti yang diprediksi mereka para muka lama, juga menempati nomor puncak dalam urutan caleg DPR RI Madura.


Berikut Daftar calon DPR RI yang mendaftar dari 12 parpol yang akan mengikuti  Pemilu 2014 mendatang untuk daerah pemilihan XI  Madura. Berikut daftar calon anggota DPR RI dari Dapil XI Madura untuk PPP, Hanura,PBB, dan PKPI :

PARPOL 
NOMOR URUT DAN NAMA CALON
09
PPP




1.Nurman Zein Nahdi,SE
2.H.Mahfud
3. Hafidhah, SE, MAK
 4. Drs. H. RPA Mujahid Ansori, M.Si
 5. Fitri Amalia
 6. Fanny Safriansyah
 7. Cheylfia Andriani
 8. Baidowi, S.Sos

10
Partai Hanura



1. Zairina,,S.IP
2. H Muhammad Badarudin
3. DR. Ir. H. Farid Al Fauzy
4. Achmad Syahfii SE
5. Drs. Fadholi Moh. Ruham, M.Si
6. HJ. Nyi Ning Maisaroh, S.Ag
7. H Mohammad Amrozi,SE MM
8.Hj, Siti Fathonah Rachmaniyah,SE

14
PBB



1. KH Abdussalamsyah
2. Didik Hardjanto
3. R. Ay. Diah Purnamawati
4. Hartini
5. Drs.Samaruddin
6. KH Yudi Iskandar
7. Hindun
8. Riza Febrian

15
PKPI


1. KH Imam Huzid
2. Dr. Suhudi M.Pd
3. IR. Dieta Kurnia, SH, MM, MH



Duet Bambang DH-Said Abdullah Bisa Menjadi Ancaman Serius KarSa




Madura,Lintas Madura – Duet Bambang DH dan Said Abdullah pada pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur Agustus mendatang bisa menjadi ancaman serius buat pasangan siapapun, termasuk pasangan incumbent, Pak De Karwo dan Gus Ipul (KarSa). Hal ini diyakini banyak pihak, dikarenakan duet dari  PDIP ini punya tingkat loyalitas yang kuat pada partai dan sudah berpengalaman memimpin. Bambang DH tercatat pernah memimpin Kota Surabaya sebanyak dua kali, sementara bacagub Said Abdullah putra Madura yang telah banyak berkiprah di masyarakat Madura khususnya, selain sebagai anggota DPR RI dari Dapil Madura. 

Diyakini dalam pilgub nanti, Bambang DH akan menjadi ikon untuk didukung dan mendulang suara dari wilayah Surabaya dan sekitarnya dan Mataraman. Sementara kehadiran figure Said Abdullah yang telah akrab dengan masyarakat Madura dan sekitarnya akan mendulang dukungan penuh dari masyarakat Madura Pantura, dan daerah tapal kuda. 

Duet Bambang DH dan Said Abdullah ini secara resmi diputuskan oleh pleno DPP PDIP kemarin di Jakarta yang dihadiri pimpinan partai dan seluruh ketua DPC PDIP se Jawa Timur. Duet Bambang DH dan Said Abdullah ini memiliki nama pasangan 'Bangsa". Pasangan "Bangsa" direncanakan dideklarasikan secara resmi oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Malang pada 11 Mei 2013. Sementara
pelaksanaan pilgub Jawa Timur akan dilaksanakan pada 29 Agustus mendatang. (mam/lm)

Sabtu, 04 Mei 2013

Kurang Mujur, Perseba Super Kalah Tipis dari Persebaya 0-1


Bangkalan, Lintas Madura (04/05/2013)-- Pertarungan ketat berlangsung antara tuan rumah Perseba Super Bangkalan versus Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bangkalan hari ini berakhir untuk kemenangan tim tamu Persebaya DU 0-1. Gol tunggal tersebut justru terjadi di masa injury time babak kedua, setelah memasuki 90 menit lebih.

Gol semata wayang tersebut tercipta dari sebuah serangan cepat yang dilakukan Persebaya DU dari sumpan lambung Lopilic ke kotak pinalty, mampu dikonversi menjadi gol oleh striker Persebaya, J Paul Boumsong. Kontan gol mengejutkan tersebut membuat ribuan K-Conk kaget, karena mengira pertandingan berakhir dengan imbang 0-0. Ternyata berubah menjadi kemenangan buat tim tamu.

Wasit Keluarkan Kartu Merah
Pertandingan yang berlangsung dalam tempo cepat dan panas tersebut mengakibatkan sering terjadi pelanggaran bagi kedua kesebelasan. Pemain kerap bermain kasar dan saling sikut di lapangan. Bahkan permainan sempat terhenti akibat pertengkaran antar pemain. Buntutnya, salah seorang pemain Persebaya, Zainal Abidin dan M Ridwan dari Perseba harus diganjar kartu merah oleh wasit.

Namun, keluarnya pemain Persebaya tersebut dapat terobati dengan torehan poin penuh di kandang lawan. Dengan hasil ini, Persebaya DU semakin bertengger di puncak klasemen dengan poin 23, sedangkan tuan rumah Perseba Super tetap mendapat poin 15 berada di peringkat ke-3. Kedua tim sama-sama berpeluang untuk lolos dari zona grup untuk bertarung di putaran final nanti. (mam/lm)