SELAMAT UNTUK GARUDA JAYA U-19 YANG MEMBUNGKAM KORSEL 3-2 DALAM LAGA AFC CUP GRUP G

Jumat, 12 April 2013

UN Tingkat SMA Siap Digelar Mulai Senin


Lintas Madura, Jumat ( 12/04 )
Ujian Nasional tingkat SMA di Sumenep siap digelar mulai Senin, 15 April Depan serentak di seluruh sekolah penyelenggara. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep telah menyiapkan langkah-langkah agar pelaksanaan Unas kali ini sukses sesuai harapan. Sukses Unas ditandai dengan tri sukses, yakni sukses perencanaan, sukses pelaksanaan dan sukses hasil. Sukses perencanaan telah dilakukan dengan penetapan Daftar Nominasi Peserta Unas, Pembentukan pengawas ruang, sampai pada kesiapan siswa untuk mengikutinya.

Sementarara kemarin, pengiriman soal Ujian Nasional (Unas) untuk SMA dan SMP sederajat bagi sekolah-sekolah di 4 kepulauan. Pengiriman soal Unas pada Kamis pagi dilakukan untuk Kecamatan Arjasa dan Kangayan (Pulau Kangean), Kecamatan/Pulau Sapeken, dan Kecamatan Gayam (Pulau Sepudi) dengan menggunakan kapal cepat (Express Bahari 3C.

Sementara untuk menjaga paket soal dari gangguan cuaca hujan, seluruh soal Unas dimasukkan dalam plastik.  Peserta Unas SMA sederajat khusus untuk wilayah kepulauan sebanyak 1.875 siswa, terdiri dari 943 siswa dari 14 SMA, 809 siswa dari 26 MA, dan 123 siswa dari 4 SMK.
Sedangkan peserta Unas SMP di kepulauan sebanyak 4.144 siswa. 1.949 diantaranya merupakan siswa dari 35 SMP, dan 2.195 lainnya merupakan siswa dari 84 MTs.

Sementara agenda besok, sabtu (13/04) akan dilakukan distribusi soal Unas ke seluruh wilayah daratan melalui Polsek-Polsek dari Polres Sumenep. Semua soal Unas telah dipack sesuai jumlah tiap ruang per penyelenggara Unas di tingkat Sub Rayon, untuk selanjutnya dikirim ke Polsek-Polsek. Dari Polsek, tiap hari mulai senin akan didistribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara. (mam.LM)

Kamis, 11 April 2013

Soal Pro Kontra Siswi Hamil di Ujian Nasional

 siswi yang hamil juga berharap lulus ujian-sumbet google
Madura (11/04/2013-LM)  --Kebijakan Kemendikbud terkait siswi  hamil boleh mengikuti ujian nasional karena pertimbangan kemanusiaan, menimbulkan pro dan kontra di masyarakat pendidikan. Ada yang mengatakan bahwa kebijakan tersebut sangat tepat karena semua warga negara berhak atas layanan pendidikan. Tetapi ada yang mengatakan bahwa kebijakan tersebut bisa dianggap melegalkan praktik tidak bermoral di kalangan pelajar. Terkait dengan itulah, Menjelang Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2012/2013, yang akan dihelat Senin, 15 April depan, Dinas Pendidikan Jatim menjamin bahwa kebijakan atas siswi hamil untuk mengikuti ujian ada pada kebijakan sekolah dan Dinas Pendidikan kabupaten/kota masing-masing. Artinya, jika sekolah maupun Dinas Pendidikan kabupaten/kota masing-masing memberlakukan larangan bagi siswi hamil untuk ikuti UN, maka Dindik Jatim tidak bisa intervensi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun, dalam Sosialisasi Penyelenggaraan UN 2012/2013 beberapa waktu lalu.

Meski demikain kata Harun lagi, kami menyarankan kepada sekolah yang mengijinkan siswinya yang ketauan hamil saat ikut ujian untuk dipisahkan dari teman-temannya yang lain.Hal ini dilakukan agar jadi pelajaran bagi siswi-siswi lainnya agar jangan melakukan hal serupa.

Sementara menurut salah seorang guru SMA di Sumenep, Dian, mengatakan bahwa sebenarnya di tingkat sekolah, telah mempunyai aturan sendiri dalam pelaksanaan pendidikan, yang diistilahkan dengan tata tertib sekolah. " biasanya kan sekolah udah punya aturan sendiri, misalnya siswa yang melanggar/amoral berat dengan poin tertentu bisa diberi sanksi mulai ringan sampai berat, yakni dikembalikan pada orang tuanya.

Siswa hamil atau menghamili, bisa dikategorikan amoral berat. Artinya bisa dikeluarkan dari sekolah. " kalau siswa hamil dan menghamili di luar nikah kan bisa diberhentikan dari sekolah, karena itu pelanggaran berat" tuturnya. Tapi lanjut Dian, biasanya siswi yang hamil akan malu sendiri untuk melanjutkan sekolah, ia biasanya akan mundur sendiri." iya mungkin karena malu, biasanya berhenti sendiri", pungkasnya
(mam-lm)


Rabu, 10 April 2013

ISL : Laskar Sape Kerap Akui Keunggulan Singo Edan




Malang (10/04/2013/LM)- Seperti diprediksi sebelumnya pasukan sape kerap Persepam Madura United akan kesulitan menghadapi laga kandang terberatnya di Kanjuruhan Malang, dikarenakan materi pemain yang tidak sama kualitasnya. Hal itu ditambah oleh absennya beberapa pemain pilar P-MU seperti play maker Christian Adelmund dan Striker kawakan Zainal Arif.  Masih beruntung P-MU masih ada gelandang Ali Kadhafi yang bisa mengatur alur bola dari belakang ke depan.
Bermain dalam tekanan, baik dalam lapangan maupun suporter aremania, P-MU lebih banyak bertahan sesekali melakukan serangan balik dari kaki ke kaki.
Sekelumit jalannya pertandingan
Sejak menit awal Arema langsung menekan pertahanan P-MU. Alberto Gonzalves membuka peluang pertama bagi Singo Edan di babak pertama, ketika pertandingan baru memasuki menit ke 3. Sayang tandukannya masih menyamping.
Arema kembali memiliki pemuang emas, ketika Dedi Kusnandar dilanggar oleh Ali Khadafi tepat di depan garis gawang Persepam di menit ke-14.Namun tendangan bebas Greg masih bisa dibendung pagar betis kesebelasan Laskar Sape Kerap.
Persepam coba mengancam melalui Anton Samba dan Khadafi dimenit 21. Sayang kerjasama kedua pemain itu masih bisa digagalkan kiper Arema, Kurnia Mega.
Hadiah Wasit untuk Arema
Usaha Arema untuk mencetak angka, baru terwujud ketika pertandingan dipenghujung laga babak pertama memasuki injury time. Wasit memberikan hadiah pinalti pada Arema, setelah Deni Rumba dianggap Handball.
Alberto Gonzalves yang maju sebagai algojo, sukses menjebol gawang Persepam sekaligus menutup babak pertama dengan skor 1-0.
Di awal babak kedua tepatnya menit 52, Beto kembali menggetarkan jala MU sekaligus menggandakan keunggulan Arema.Tandukan Beto yang memanfaatkan umpan Keith Kayamba Gumbs, gagal dihalau kiper Persepam Alfonsius Kelvan.
Meski kedua tim saling menyerang, namun hingga 90 menit dan tambahan waktu berakhir skor 2-0 tetap menjadi hasil akhir dalam laga sore ini.
Selanjutnya P-MU akan kembali berlaga tanggal 17 April depan melawan tuan rumah Gresik United di Stadion Petrogres. (mam-LM)

Selasa, 09 April 2013

Sulit Mengatasi Tradisi Banjir Sampang

Wilayah Sampang  yang teredam banjir (Foto Detik)

Sampang(09/04/2013)- Bencana banjir yang melanda kota Sampang Madura saat turun hujan deras sepertinya telah menjadi tradisi. Seperti yang  terjadi kemarin, Senin (8/4/2013) banjir kiriman kembali merendam kota Sampang dengan ketinggian air mencapai diatas lutut orang dewasa. Dikabarkan beberapa wilayah yang tergenang banjir diantaranya Desa Panggung, Pasean, Kemuning, dan Dalpenang Kecamatan Kota.

Menurut penuturan Imam Sanusi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sampang kepada para awak media, bahwa banjir kali ini lebih besar dibandingkan dengan banjir yang terjadi bulan Maret lalu.

Bahkan bencana kali ini merenggut sedikitnya dua jiwa, yakni Muhammad Syafii (40 tahun) warga Jalan Kemuning yang juga berprofesi sebagai PNS, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang dan Faruq (remaja) warga Dusun Babab, Kecamatan kota Sampang.

Akibat banjir ini akses jalan utam di kota Sampang Bahari ini lumpuh dan masih belum dilalui kendaraan umum. Menurut penuturan salah satu pengguna jalan asal Sumenep, Wahyu (mahasiswa UTM Bangkalan) yang hendak pulang ke kampusnya di Kamal mengatakan bahwa banjir di Sampang besar dan sampai hari ini diperkirakan ketinggian air mencapai 60 cm - 100 cm. Dia terpaksa putar haluan kembali ke Sumenep sebelum melintas kota Sampang untuk menghindari jebakan banjir. " ya, begitu lihat genangan air besar dan sulit dilalui motor, ya langsung balik arah pulang", selorohnya.

Sulitnya Atasi Banjir di Sampang
Mengatasi banjir di Sampang memang tidak mudah, namun upaya itu ada. Pemerintah Kabupaten Sampang pada tahun 2013 ini misalnya telah memprioritaskan perbaikan drainase untuk mengurangi debit air saat banjir datang. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sampang perbaikan drainase jalan dan perumahan ini dapat mengurangi debit air akibat hujan deras.
Sedangkan pada tahun berikutnya, akan melakukan normalisasi Sungai Kemuning untuk mengurangi endapan lumpur di sungai tersebut.

Langkah perbaikan drainase ini, hanya untuk mengurangi debit air saja, karena untuk menghilangkan banjir di sampang tidak mungkin pasalnya letak kota sampang tergolong dataran rendah di bawah permukaan laut. Itulah sulitnya mencegah banjir di kota Bahari Sampang. (Ulasan mam/LM)

Laskar Sapeh Kerap Muda Siap Tempur di ISL U-21

                                                               Laskar Muda P-MU latihan (Sumber:Google)
   
Sumenep,8/4 (lintasmadura.co.nr)- Laskar sape kerap muda Persepam U 21  siap melakoni laga Indonesia Super League U-21 yang akan dihelat mulai tanggal 28 April Bulan ini. Untuk itulah laskar sape kerap muda ini telah melakukan pemusatan latihan hingga tanggal 25 April mendatang di bumi Sumekar Sumenep.

Pemusatan latihan Persepam U-21 dibawah pelatih Anis Fuad (Mantan Pemain Legendaris Persebaya) ini dilakukan dengan pemantapan segi fisik, teknik, dan strategi. Materi pemain Persepam Mu muda bermaterikan hampir lebih banyak dari Madura yakni Pamekasan, Sampang, dan Sumenep serta Bangkalan. ,ditambah pemain dari luar Madura.

Pengamatan di lapangan, talenta muda P-MU terus berlatih untuk mempersiapkan laga away perdana menghadapi Persija U21 tanggal 28 April mendatang di Jakarta. P-MU satu grup dengan Persija Jakarat, Arema Malang dan Gresik United U-21 dalam kompetisi ISL U-21 tahun 2013.(mam/LM)



Senin, 08 April 2013

Mubes II Masyarakat Kepulauan : Desak Kabupaten Kepulauan Terealisasi

                                                                        Masjid Raudhatul ulum Pulau Sakalu-(sumber google)
Sumenep(08/04/13)- Seperti sudah diprediksi sebelumnya, Musyawarah Besar ke II Masyarakat Kepulauan Sumenep yang berlangsung kemarin(07/04/13) akan diwarnai munculnya kembali isu pembentukan Kabupaten Kepulauan Sumenep. Sebenarnya isu pembentukan Kabupaten Kepulauan merupakan lagu lama yang berhembus beberapa tahun lampau, namun tak ada "action". Seperti yang dijelaskan oleh pengamat sosial M. Hayaturrahman kepada media ini bahwa isu itu akan selalu muncul mengikuti tren gawe politik. " kita tahu sebentar lagi kan Pilgub Jatim. Ya, dibarengkan gitu menjelang pilgub untuk mendapat antusiasme politik dari elit yang akan bertarung di Pilgub, apalagi pelaksanaannya kabarnya dibantu dan dibuka Wagub Jatim yang nyalon lagi", selorohnya.

Desakan pembentukan kabupaten kepulauan, lepas dari Kabupaten Sumenep justru mendapat apresiasi orang nomor satu di Kabupaten Sumenep. Bupati memberi lampu hijau pada masyarakat kepulauan merealisasikan keinginannya itu, asal direncanakan dengan matang dan dengan karya nyata untuk peningkatan kesejahteraan. ""Silahkan saja kalau warga kepulauan ingin memisahkan diri dari Kabupaten Sumenep, dan menjadi kabupaten sendiri. Wujudkan cita-cita itu dengan berkarya. Kami tidak keberatan dengan pemekaran kabupaten kepulauan," ujarnya.

Sebenarnya menurut Bupati Sumenep, yang juga Ketua DPC PKB Sumenep ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah berupaya keras untuk menyejahterakan masyarakat kepulauan dengan peningkatan anggaran pembangunan melalui APBD tiap tahun. "  untuk Kecamatan Arjasaa misalnya, ada kenaikan alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur berupa jalan. Tahun 2011, anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 450 juta, kemudian tahun 2012 sebesar Rp 1 miliar, dan tahun 2013 naik 400 persen menjadi Rp 5 miliar. Pihaknya tidak berpikir diskriminasi dalam mengalokasikan anggaran pembangunan antara dataran dan kepulauan ""Kami ini tidak pernah berpikir untuk membeda-bedakan alokasi anggaran antara daratan dan kepulauan. Tapi kalau kebijakan itu dianggap masih kurang bagi warga kepulauan ya monggo " imbuhnya dengan sikap demokratis.(mam/LM)

Minggu, 07 April 2013

Kurikulum 2013 akan PHK Ribuan Guru?

JAKARTA 07/04/2013- Draf Kurikulum 2013 akan membuat ribuan guru kehilangan pekerjaan. Salah satunya  adalah guru yang mengajar Teknolgi Informasi Komunikasi dan Bahasa Inggris di berbagai SD, SMP dan SMA.
Retno Litsyarti, perwakilan dari  Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), mengatakan akan ada ribuan guru bahasa inggris yang kehilangan pekerjaan karena kurikulum ini. Ia mengatakan hal ini karena ada banyak kelebihan guru ditengah minimnya jam mengajar yang akan diterapkan pemerintah.
"Guru bahasa inggris akan dibatasi, karena di SD sudah dihapus dan Kurikulum 2013 memangkas jam pelajaran Bahasa Inggris, makanya ada banyak guru nganggur karena stok guru melebihi jam mengajar di SD, SMP dan SMA, saya pekirakan ada 1000 guru lebih yang kehilangan pekerjaan," katanya di Jakarta, Minggu (07/04/2013).
Menurut perhitungannya, jumlah ini diambil dari  320 sekolah di DKI Jakarta dengan jumlah minimal 3 guru bahasa inggris per sekolah yang akan menganggur. Maka ada 1000 orang yang akan menganggur di Jakarta.
Itu belum termasuk dengan  32 provinsi di indonesia. Dan jumlah itu, belum termasuk dengan penghapusan mata pelajaran  Teknologi Informasi Komunikasi.
"Ini belum bisa saya perhitungkan besarannya, soalnya saya tidak tahu jumlah guru teknologi informasi keuangan di Indonesia," katanya (tribunnews.com/mam-LM)