SELAMAT UNTUK GARUDA JAYA U-19 YANG MEMBUNGKAM KORSEL 3-2 DALAM LAGA AFC CUP GRUP G

Senin, 08 Juli 2013

Meneguhkan Aswaja NU: Puluhan Ribu Nahdiyin Hadiri Harlah NU 90 di Sumenep

  Harlah NU Sumenep di Gedung Zanzibar Sumenep (foto:aktual.co.id)

Sumenep, Lintas Madura- Sekitar 10 Ribu warga NU tumpah ruah meluber gedung Zanzibar Patian Sumenep pada pengajian umum Hari Lahir (Harlah) organisasi terbesar Nahdatul Ulama, kemarin. Massa warga NU itu berasal dari jamaah NU yang ada di ranting-ranting NU daratan dan sebagian kepulauan Sumenep. Mereka datang dengan menggunakan berbagai macam kendaraan pribadi dan MPU lainnya memadati pelataran sepanjang jalan raya Sumenep-Pamekasan Patian.

Acara yang digelar menjelang siang tersebut diawali dengan Istigasah yang dipimpin oleh para kyai sepuh NU diikuti jamaah dengan hikmat. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dan pengarahan dari Rois Syuriah PCNU, KH A Basyir Sajjad yang juga pengasuh PP Annuqoyah Guluk-Guluk. Setelah itu pengarahan dari wakil Sekjen PBNU, KH Masyhuri Malik. Dalam sambutannya, ia mengajak warga NU hati-hati dalam menanggapi fenomena faham yang semakin ruwet yang menginvasi warga NU akhir-akhir ini. " kita sudah sepakat bersama para pendahulu kita, bahwa NKRI adalah harga yang tidak bisa ditawar-tawar lagi keberadaannya.NU sendiri lahir sebelum bangsa Indonesia ini lahir dan merdeka, coba lihat PBNU itu perpanjangan dari Pancasila, Bhinneka tunggal ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945 titik," tegasnya.

Sementara itu penceramah Ajengan Zezen (KH Zezen Zainal Abidin Baazul Asybab) dari Sukabumi Jawa Barat mengajak warga NU untuk bangkit dan bergerak bersama-sama memajukan NU dan Ummat dengan semangat keihlasan. " mari kita bangkit dan jangan diam, karena NU itu nahdah harus bangkit dan bergerak menyelamatkan aqidah ummat Indonesia, Asia dan Dunia", tandas pengurus pusat Jamiyyah Thoriqoh Annahdiyah ini.

Ia juga menjelaskan bahwa NU tidak boleh terpisah dari kumpulannya para aulia, dan NU tidak boleh terpisah Jamiyyah Thoriqoh. Secara implisit ia mengajak warga NU untuk memahami dan mendalami thoriqoh karena ini adalah cara dan metode yang tepat untuk beribadah dan melawan hawa nafsu serta setan ," semua itu ada caranya, berzikir itu juga ada caranya atau metodenya, kalau tidak tahu caranya melakukan sesuatu maka rusaklah amalnya. Melawan setan itu harus dengan zikir Laa ila ha ilallah yang banyak serta memahami metodenya" jelas salah satu Wakil Talqin Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Suryalaya ini.

Acara ini juga dihadiri para kyai sepuh NU Sumenep, seperti KH Waris Ilyas, KH Thoifur Aliwafa, KH Maimun Mujtami, KH Hafidi Sarbini dan beberapa pejabat dari Pemkab Sumenep, seperti wakil Bupati Sumenep Ir H Sungkono Sidik dan beberapa Kepala Dinas. 

Pada acara ini juga dilakukan launcing peresmian Baitul Mal waTamwil (BMT NU) Sumenep yang telah aktif di kecamatan Gapura dan beberapa kecamatan lainnya. Peresmian BMT NU dilakukan oleh PBNU KH Masyruri Malik. Acara ditutup oleh pembacaan doa yang dipimpin oleh KH Fadli Muntahi. (mam/lm)

Sabtu, 06 Juli 2013

Mahasiswa Sumenep Demo Satpol PP Desak Sumenep Bersih Jelang Ramadan



Sumenep, Lintas Madura- Kembali sejumlah Mahasiswa melakukan aksi demo. Kali ini aksi mereka mengarah pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, kemarin. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GADIS (Gerakan Srikandi Sumenep) Long march dari taman kota sambil meneriakkan yel yel Sumenep bersih dari maksiat. 

Seteleh tiba di depan kantor satpol PP Sumenep mereka menuntut agar Satpol PP serius untuk membersihkan Sumenep dari bentuk maksiat apalagi menjelang Ramadan.

Salah seorang korlap aksi dari Gadis yang juga perempuan menuntut agar , ia mengatakan bahwa menjelang Ramadan Sumenep harus bersih dari hal-hal maksiat, hal-hal mesum seperti rumah kost dan hiburan malam serta lokalisasi yang ada di Kabupaten Sumenep.

Sementara Kasi Operasional Satpol PP Sumenep, Moh. Saleh, justru  berterima kasih atas dukungan mahasiswa tersebut."Kami justru berterima kasih dan kami mohon dukungannya demi kelancaran tugas kami "tegasnya (mam/lm)


Jumat, 05 Juli 2013

Jumat Terakhir Jelang Ramadan, Warga Sumenep Madura Banyak Ziarahi Makam Leluhur


Sumenep, Lintas Madura (05/07/2013)- Beberapa hari menjelang bulan Ramadan, masyarakat Madura khususnya Sumenep banyak yang berziarah ke makam para leluhur mereka baik di pemakaman keluarga maupun pemakaman umum. Aktivitas ini telah mendarah daging dan begitu mentradisi di kalangan muslim Madura, terutama malam dan hari jumat terakhir sebelum bulan puasa tiba.

Mereka berbondong-bondong bersama sanak keluarganya menuju kompleks pemakaman untuk memanjatkan doa dengan membaca surah Yasin dan surah-surah pendek Al-Quran serta tahlil di makam para leluhurnya. Bagi sebagian orang, hal ini menjadi semacam kewajiban yang bila ditinggalkan serasa ada yang kurang dalam melangkahkan kaki menyongsong puasa Ramadan.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat asal Kebunan Sumenep, Ustadz Hamzah, seakan masyarakat ada yang kurang kalau tidak ziarah dulu sebelum menjelang Ramadan. " ini sudah keyakinan kalau menjelang puasa harus ziarah dulu ke makam para leluhur dan makam wali, ya untuk mendoakan mereka para leluhur kita dan sekaligus berdoa akan keselamatan kita" jelasnya.

Ustad yang gaul ini juga menjelaskan bahwa bulan Sya'ban bagi orang Madura disebut juga bulan rebba atau kalau orang jawa bilang ruwah. " di bulan ini banyak orang "arebba" melakukan sedekah, biasanya tiap rumah itu bersedekah makanan ke tetangga dan kyai yang pahala sedekahnya dihaturkan pada para leluhur mereka yang telah wafat" jelasnya.(mam/lm)


Kamis, 04 Juli 2013

Persepam MU Menang Tipis, Perseba Kembali Terjungkal


Bangkalan, Lintas Madura (04/07/2013)-Bertanding dihadapan Ribuan pendukungya yang memadati Stadion Gelora Bangkalan (SBG), Persepam MU akhirnya meraih kemenangan setelah menaklukkan tamunya Barito putra, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 dengan skor tipis 1-0 tadi malam.

Satu-satunya Gol PMU dihasilkan dari tendangan bebas pada menit 40 melalui Rossy yang berhasil merobek jala gawang Barito Putra yang dikawal oleh Dian Agus Prasetyo. Gol ini  bertahan hingga peluit panjang dibunyikan di babak ke dua.

Dengan kemenangan ini, posisi Persepam kini berada diperingkat 12 menggeser posisi Persiba Balikpapan, sementara posisi Barito tetap diposisi 6.

K-Conk Rayakan Ultah Michael Orah di Tribun
Kemenangan Persepam Madura United (PMU) atas Barito Putra tadi malam (3/7), membuat gegap gempita semua elemen PMU mulai dari manajer sampai suporter. Manajer Ahsanul berkali-kali gembira lepas dan menyalami beberapa pemain PMU setelah usai pertandingan.


Tak luput dari itu kalangan suporter PMU di tribun ekonomi berkali-kali menyalakan kembang api dan yang menarik suporter K-Conk Mania merayakan  ultah ke-28 wing back PMU, Michel Orah. Mereka meneriakkan yel-yel ucapan selamat ulang tahun pada Orah. Orah pun berlari mendekati tribun dan K-Conk kembali menyanyikan lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ milik Jamrud. “Saya senang dan bahagia luar biasa malam ini. Tim kami menang, supporter pun merayakan ulang tahun saya di atas tribun. Terima kasih buat semua,"ujar Orah

Demikian pula dengan ibunda Alfons, Bebi Julaeha yang secara khusus hadir menyaksikan untuk pertama kalinya laga ISL anak kandungnya, ia kelihatan senang dengan penampilan anaknya di ISL bersama Persepam MU. “Saya sengaja datang untuk Alfons. Ini pertama kalinya saya nonton langsung disini”,ujarnya

Perseba Kembali Terjungkal di Kandang
Sementara pada sore harinya, tuan rumah Perseba Bangkalan kembali terjungkal dan gagal memetik poin melawan Persikabo Bogor, setelah kalah 2-3 dari tim tamu dalam lanjutan babak 12 besar divisi utama PT LI di Stadion Gelora Bangkalan.


Gol-gol Persikabo semuanya dihasilkan dari serangan balik.  Gol pertama diciptakan oleh Alejandro Tobar Sepakan keras Tobar menggetarkan gawang Laskar Suramadu yang dijaga Aditya Fajar setelah tidak terkawal pemain belakang Perseba. Skor pun 0-1 untuk Persikabo.

Gol balasan Perseba dicetak Victor yang bertindak sebagai algojo tendangan pinalti setelah ferry Somah dilanggar di kotak pinalti.Skor berubah menjadi 1-1 menit 29.

Gol kedua Persikabo dari serangan balik menjelang akhir laga. Kali ini Lopez yang menggetarkan gawang Aditya Fajar.Skor 1-2 untuk tim tamu Persikabo.

Perseba Bangkalan kembali mendapat penalti setelah Perry Somah kembali dijatuhkan pemain Persikabo. Keputusan wasit ini mendapat protes keras pemain dan official Persikabo. Victor da Silva pun kembali sukses menggetarkan jala gawang Persikabo. Skor berubah sama kuat 2-2.

Pertandingan yang diyakini akan berakhir imbang, malah tim tamu Persikabo membuat tribun bungkam. Lewat umpan tarik Mustopa Aji, pemain belakang Perseba Miftakhul membuat gol bunuh diri. Skor 2-3 untuk Persikabo hingga peluit akhir dibunyikan wasit.

Kekalahan Perseba ini membuat Perseba berada di dasar klasemen tanpa poin. Sementara Persikabo berada di puncak Grup C dengan poin 6. Perseru Serui berada di urutan ke dua dengan  poin 4 yang pada waktu bersamaan main imbang 1-1 lawan tuan rumah PSMP Mojokerto.(mam/lm) 

Rabu, 03 Juli 2013

Ditengah Keprihatinan Tim, Persepam MU Tetap Butuh Dukungan dan Doa

                                                          Bus PMU yang  selalu ditumpangi pemain dan official bertanding (foto Lintas Madura)
Lintas Madura, Bangkalan – Kegagalan Tim Persepam Madura United (PMU) dalam beberapa laga yang mereka lakoni tidak hanya di tandang tetapi saat di kandang. Berbagai kegagalan inilah yang menuai protes dari berbagai pihak terutama dari suporter PMU. Protes kepada pelatih yang kurang sigap membenahi dan selalu bongkar pasang pemain, sampai pada pemain yang bertanding di lapangan. Untuk kesekian kalinya Manajer PMU Achsanul Qasasi  meminta pendukungnya untuk terus mendukung dan memberikan doa pada tim.

Terkait prestasi tim Ahsanul telah merombak tim saat jeda babak putaran pertama. Meskipun kadang ini menjadi masalah ketika di lapangan. Ahsanul mengaku sekarang dirinya telah berhenti membaca sms, BBM, dan facebook  yang kritikannya telah menjurus pada makian akibat kegagalan tim di beberapa laga  “Saya berhenti membaca SMS, BBM dan twitter hingga facebook. Karena ada sebagian diantaranya yang berisi makian serta saran yang sok tahu ngditujukan pada saya dan elemen tim ini. Itu sebenarnya malah makin memperburuk keadaan”,ungkapnya kepada beberapa media kemarin.

Ahsanul malah meminta kepada pendukung PMU untuk bersabar dan berbesar hati untuk tetap all out mendukung dan berdoa. “Kami butuh dukungan dan do’a. Bukan hanya kerja keras managemen dan para pemain saja. Namun dukungan supporter serta do’a juga bisa menjadi pendorongan semangat serta pencipta keajaiban bagi tim ini”,pinta AQ.

Seluruh elemen PMU akan berjuang sekuat tenaga agar PMU tetap eksis di kancah sepak bola nasional karena taruhannya adalah nama baik Madura ke depan“Tapi bagaimana pun, yakinlah bahwa saya dan seluruh elemen tim ini akan berjuang untuk mempertahankan eksistensi PMU di ISL. Jika gagal, terlalu besar taruhannya termasuk nama baik dan masa depan persepakbolaan Madura”,pungkasnya. 
Sementara pengamat asal Madura, Abd. Shamad mengatakan kegagalan PMU dalam beberapa pertandingan disebabkan tim yang belum padu dan terbentuk. " Kalau ini tidak ada perubahan, bukan tidak mungkin PMU akan terjungkal dari ISL di musim depan. Namun kita sepakat apa yang  dikatakan Ahsanul, akan berjuang sekuat tenaga, karena taruhannya kalau PMU sampai terdegradasi bukan hanya Madura, tetapi juga diyakini akan berimbas pada karir politik. Kita semua apresiatif pada Pak Ahsanul yang telah membawa Madura di kancah sepak bola nasional dan tentu saya akan dukung dan berdoa agar PMU tetap eksis di ISL musim depan", tegas Shamad.
Laga lanjutan Persepam MU akan berlangsung hari ini (malam:20.00 wib)  di Stadion Gelora Bangkalan melawan tim tamu Barito Putra Banjarmasin. Agar terhindar dari zona degradasi tuan rumah harus merebut poin penuh agar mereka bisa memperbaiki posisi klasemen yang saat ini berada di urutan ke-13 terpaut 1 angka dengan Persita dan PBR yang menghuni di urutan 14 dan 15 ( tim/lm)

Selasa, 02 Juli 2013

Warga Kangean Resah Rencana Tarif Kapal Naik

Sumenep, Lintas Madura (02/07/2013) Bagi warga yang hendak menggunakan jasa kapal Express Bahari 3C kini harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Pasalnya, harga tarif tiket kapal di Pelabuhan Kalianget bakal naik. Kenaikan itu menyusul naiknya harga BBM, sehingga operator kapal pun memilih menyesuaikan. Tak pelak, pengguna jasa pun mengeluh.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Madura, rencana kenaikan tarif kapal express yang melayani jalur Pelabuhan Kalianget menuju pelabuhan Pulau Kangean itu akan diterapkan pada Kamis (4/7) mendatang. Tak tanggung-tanggung, kenaikan tarif kapal express itu hingga mencapai Rp 25 ribu mulai dari tingkat VIP Class, Executif Class, dan Business Class.

Harga tarif tiket yang baru untuk VIP Class Rp 200 ribu, sebelumnya VIP Class sebesar Rp 175 ribu, harga tiket Executif Class menjadi Rp 175 ribu dari harga sebelumnya Rp 150 ribu. Sementara untuk Business Class Rp 150 ribu atau naik Rp 25 ribu dari tarif sebelumnya yang hanya Rp 125 ribu. Kapal penumpang Express Bahari 3C saat ini memiliki kapasitas sebanyak 241 orang penumpang.

Kemudian ada tambahan penumpang sebanyak 10 persen sehingga menjadi 264. Namun, terkadang para penumpang tidak mendapatkan tempat duduk karena penumpang melebihi kapasitas. Barata Kurniawan, Manager PT Sakti Inti Makmur (SIM) Operator Kapal Express Bahari 3C menjelaskan, selisih harga dari harga sebelumnya bukan kenaikan melainkan hanya penyesuaian harga seiring dengan adanya kenaikan BBM.

”Kalau kita tidak menyesuaikan harga, maka bisa kelimpungan,” katanya. Penyesuaian harga tiket itu, lanjutnya, akan dilakukan ketika kapalnya sudah beroperasi, sebab saat ini kapal itu belum beroperasi, kapal akan beroperasi 4 hari lagi. ”Kami berharap terhadap penumpang express agar memahami penyesuaian harga tiket kapal.” tambahnya.

Ali Wafa, 38, pengguna jasa Kapal Express Bahari 3C mengaku keberatan dengan kenaikan harga tiket kapal. Menurutnya, kenaikan setinggi itu bukan lagi penyesuaian akan tetapi kenaikan yang sangat signi kan, padahal pelayanan kapal juga tetap, kalau ada kenaikan harga maka seharusnya pelayananterhadap penumpang juga harus lebih baik. ”Masih banyak penumpang yang berdiri padahal kalau harga tiket naik tidak boleh ada penumpang berdiri,” ujar warga Desa/Kecamatan Arjasa itu.(from media kangean)

Senin, 01 Juli 2013

Sebagian Masyarakat Kepulauan Kecewa Tak Dapat Nonton Piala Konfederasi

 Tayangan piala konfederasi yang ditayangkan salah satu stasiun TV

Sumenep, Lintas Madura (01/07/2013)- Perhelatan Piala Konfederasi 2013 di Brasil, sejak 16 Juni 2013 lalu yang disiarkan secara langsung oleh dua televisi nasional, ternyata tidak bisa ditonton seluruh warga Kepulauan Sumenep, seperti di Kangean, Sapeken, Masalembu, dan Raas.

Akibatnya warga khususnya para penggila bola, kecewa. “Sebagian besar kami warga masih menggunakan antene parabola sehingga pada saat acara siaran langsung piala konfederasi, acaranya langsung diacak. Kami sangat kecewa dengan ANTV dan TV One yang mengacak siaran bola ini,” kata salah seorang Warga Kangean, Budin, Senin pagi (01/07/2013).

Seharusnya menurut Budin, acara seperti itu tidak diacak karena dapat menghibur masyarakat Indonesia secara keseluruhan, tetapi anehnya kalau tayangan langsung bola yang bermutu selalu diacak dan masyarakat selalu suruh beli server parabola tertentu. " ini kan tidak menghibur, dipecundangi bangsa sendiri, padahal di Kangean dan kepulauan lain tidak bisa menangkap siaran TV melalui antena biasa itu, harus pakai parabola," tegasnya.

Sementara itu, Agus yang berdomisili di Sapeken karena tugas kedinasannya juga menyesalkan sikap dua stasiun TV tersebut yang mengacak siaran bola. " dulu pernah ISL diacak, lalu karena ada tekanan dari masyarakat akhirya diurungkan, ini sepak bola dunia kita harus bayar kalau ingin menyaksikan dengan membeli matrik garuda," selorohnya.

Pihaknya meminta pemerintah yang terkait siaran TV ini untuk mendesak kepada pihak pengelola TV Swasta agar tidak mengacak siaran sepak bola dan kejadian penting lainnya agar masyarakat Indonesia semua dapat menyaksikannya. " harus ada aturan dan desakan dari pemerintah khususnya Kemeninfokom untuk mendesak TV Swasta agar tidak seenaknya mengacak siaran-siaran bermutu bagi masyarakat," tegasnya. (mam/lm)