SELAMAT UNTUK GARUDA JAYA U-19 YANG MEMBUNGKAM KORSEL 3-2 DALAM LAGA AFC CUP GRUP G

Kamis, 27 Juni 2013

Persisam Gasak PMU 4-1, Suporter PMU Kembali Kecewa Berat


Persepam Madura digasak tuan rumah Persisam Samarinda 1-4 dalam lanjutan Indonesia Super League 2013, Rabu (26/6) sore WIB.

Persisam langsung mendominasi pertandingan sejak peluit babak pertama dibunyikan, bahkan skuat asuhan Sartono Anwar tersebut langsung mencetak gol di menit ke-13 melalui sepakan Radiansyah yang memanfaatkan sepak pojok Jacques Tsimi.

Usai gol tersebut, Persisam justru kecolongan ketika Rosi Noprihanis menyamakan kedudukan dengan memperdaya kiper Fauzi Toldo di menit ke-18.

Skor imbang pun membuat kedua tim lebih berhati-hati, dan terbilang kesulitan dalam menembus lini pertahanan masing-masing. Baik Persisam Samarinda maupun Persepam Madura mencoba peruntungan mereka melalui berbagai variasi serangan. Namun, tidak ada gol lagi yang tercipta sampai turun minum.

Memasuki 45 menit kedua, tim Pesut Mahakam sukses mengendalikan laga dan menambah tiga gol lainnya demi mengklaim kemenangan. Muhammad Roby yang ikut maju ke depan sukses melambungkan timnya di menit ke-61 berkat tembakan yang meluncur deras ke pojok kanan bawah gawang kiper Galih Firmansyah.

Laga pun benar-benar dikuasai sepenuhnya oleh tuan rumah. Di menit ke-78, Ferdinand Sinaga membuat Pusam Mania kembali bersorak setelah ia mengeksekusi umpan matang dengan sebuah sepakan salto dari jarak dekat, 3-1.

Seolah belum puas, Persisam bahkan menggenapkan skor menjadi 4-1 di menit ke-80 melalui gol yang dicetak oleh Sandi Darma Sute memanfaatkan umpan Bayu Gatra. Dengan kemenangan tersebut, posisi Persisam tetap tak beranjak di urutan ketujuh. Sementara Persepam yang menelan kekalahan harus turun satu anak tangga karena digusur Persiba yang sukses menekuk Persiwa Wamena.


Pendukung Kembali Kecewa
Gagalnya Persepam MU memetik poin dalam laga kandang maupun tandang membuat pendukung Persepam Madura yakni k-conk dan tretania sontak kecewa berat. Mereka merasa posisi PMU berada di unjung tanduk untuk masuk jurang degradasi, apalagi kemarin dilumat Persisam 1-4. " Kalau begini terus PMU akan degradasi, kita tidak mau itu, kita tidak mau hanya numpang lewat di ISL,kenapa PERSEPAM MU kok tambah LOYO........???? dimana KEKOMPAKANMU sekarang................???? BUKTIKAN kalo PERSEPAM MU bisa MENANG...???? " tandasani Taretania Rofiki Hamdani.

Sementara Siabi S melalui jejaring sosialnya mengatakan persepam tidak punya mesin gol kayak tim-tim lain. Dulu punya justru dibuang. " Setiap tim sukses di ISL mempunyai ujung tombak yg tajam dan selalu mencetak gol kemenangan buat timya, seperti  Boas Salossa di persipura, Sergio van Dick di persib, Beto dan c.Gonzales di arema, Spaso dan jajang di mitrakukar, Osas saha di persisam. Namun Persepam punya apa, Z.Arief yg makin lamban , Linkers yg masih mandul , n'kong yg belum stel. itulah kenapa persepam jarang menang akhir-akhir ini dikarenakan tidak punya mesin gol yang menentukan kemenangan tim." tegasnya. (mam/lm)


Rabu, 26 Juni 2013

Tanah Ambles di Dua Desa; Puluhan Warga Masih Mengungsi


Sumenep, Lintas Madura (26/06/2013)- Sampai saat ini puluhan warga Desa Matanair Rubaru masih berada dalam pengungsian akibat rumah dan lingkungan tanah mereka kini ambles beberapa hari lalu, tepatnya Sabtu. Hari sebelumnya yakni Jumat, hal yang sama menimpa tanah di desa Kecer Dasuk. Namun kejadian amblesnya tanah di Kecer tidak menimbulkan kerusakan rumah warga karena jauh dari perkampungan.



Ambles dan terbelahnya tanah di Dusun Karongkong, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, dan Dusun Kecer Laok, Desa. Kecer, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, dinilai sebagai sebuah gejala alam yang berbeda dibanding daerah lain.


Pakar geologi, konsultan BNPB Kajian Resiko Bencana, Petrus Mariono menjelaskan, jika mengacu pada data yang ada, biasanya longsor terjadi di daerah dengan kemiringan tinggi. Namun di Sumenep tanah ambles dan terbelah terjadi di tanah landai.

“Kejadian itu sulit diprediksi. Berbeda dengan longsor. Kami harus cek, di bawah tanahnya ini ada apa, kok bisa menyebabkan amblesnya tanah yang cukup signifikan,”katanya.

Berdasarkan hasil pemetaan geologi yang telah dilakukannya, di Desa Kecer dan Matanair, lanjut Petrus, ada aliran sungai bawah tanah yang nyambung.

“Ada rongga yang rawan menyebabkan gerakan tanah terbelah. Semakin hari gerakan tanah ini makin parah. Awalnya kedalaman hanya 20 centi meter, sekarang kedalaman tanah yang ambles mencapai 6 meter,”terangnya.

Ia memaparkan, melihat kedalaman amblesnya tanah yang semakin parah, pihaknya mengkhawatirkan tebing ambles itu akan ambruk. Kondisi tersebut akan diperparah apabila turun hujan.

“Tanah yang terbelah dan ambles itu membentuk dinding. Kedalamannya sekarang sekitar 5 hingga 6 meter. Ini cukup mengkhawatirkan. Tinggal menunggu waktu, sewaktu-waktu bisa ambruk. Semakin ada hujan, maka tanah akan semakin cepat bergerak,”ujarnya.

Saat ini pihaknya tengah mendeteksi, kemungkinan pergerakan tanah tersebut sampai kapan, sambil membuat peta kerawanan di Kabupaten Sumenep. (mam/lm-dari beberapa media)

Selasa, 25 Juni 2013

PSSI Pastikan ISL Tetap Bergulir di Bulan Ramadan



Madura, Lintas Madura (25/06/2013) -CEO PT. Liga Indonesia, Joko Driyono, memastikan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 akan tetap berjalan pada bulan Ramadhan. Namun, ada perubahan pada waktu pertandingan. Selama ini ISL digelar pada 15.30 WIB dan juga 19.00 WIB. Khusus untuk Ramadhan, pertandingan dilaksanakn lebih malam lagi."Kalau di Bulan Ramadhan semua main pada pukul 21.00 WIB," kata Joko Driyono di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (25/6).

Sebelumnya pada musim 2010/2011, ISL juga pernah mengambil kebijakan seperti. Saat ini, ISL akan kembali memakai format tersbut. PT. Liga Indoensia juga tidak akan menggelar ISL setiap harinya pada
Ramadhan. Pada awal dan akhir jadwal akan dikosongkan. "Pada bulan itu (ramadhan) efekti 20 hari. 10 hari pertama dan terakhir tidak ada pertandingan," lanjut Joko Driyono.


Menangggapi rencana itu, pendukung setia Persepam Madura United tetap akan all out mendukung timnya dalam laga malam di bulan Ramadan. Hal itu dikatakan Rahasim salah satu pendukung PMU dari Lenteng yang akan tetap mendukung dan menyaksikan langsung saat PMU  bertanding di bulan Ramadan. " kita akan tetap dukung meskipun malam, justru kalau bulan puasa pas malamnya setelah tarawih kita nonton bola sambil nunggu sahur" tegasnya (mam/lm)

Kadisdik Sumenep Larang Pungutan Saat Penerimaan Siswa Baru


Memasuki masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tanggal 1 -6 Juli mendatang, Kepada Dinas Pendidikan Sumenep melarang keras bagi sekolah SD, SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Sumenep, melakukan pungutan atau biaya apapun pada calon siswa baru. Sebab, dana untuk kegiatan PSB sudah masuk dan includ dalam Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang merupakan bantuan dari pemerintah pada sekolah.

“Kita sudah sosialisasikan pada seluruh sekolah melalui pertemuan dengan kepala sekolah dan UPT. Pendidikan terkait ini.Pelaksanaan penerimaan siswa baru itu sudah ada dalam BOS dan tidak boleh membebankan biaya apapun kepada calon siswa sepeserpun,”tegasnya kepada beberapa media.

Pihaknya juga menekankan pada sekolah-sekolah untuk tidak melakukan pungutan dengan dalih apapun. Terkait dengan seragam sekolah dan kebutuhan siswa yang lainnya, jangan dimasukkan pada anggaran PPDB, tapi harus dimusyawarahkan dengan wali siswa baru. Hal ini menurut Kadis Pendidikan A. Sadik untuk menhindari kesan pungutan apapun dalam penerimaan siswa baru tahun ini.

Pihaknya juga meminta pada sekolah-sekolah agar melaksanakannya sesuai prosedur yang telah ditentukan sebelumnya. Jangan sampai ada indikasi permainan dan manipulasi data saat penentuan siswa yang diterima, tetapi harus benar-benar objektif dan selektif terutama sekolah-sekolah yang dianggap masyarakat sebagai sekolah favorit. (mam/lm)

Senin, 24 Juni 2013

Warga Padati Kompleks Tempat Ziarah di Malam Syabanan

makam Batu Ampar yang dipenuhi warga di malam Syaban

Madura, Lintas Madura (24/06/2013)- Beberapa kompleks makam yang dianggap wali di Madura dipadati para peziarah sejak siang hingga subuh menandai malam nisfu Sya'ban. Masyarakat Madura biasanya setelah dari surau dan masjid serta songkeman dengan para tetua mereka, akan mengunjungi tempat-tempat ziarah untuk zikir tahlil, berdoa demi keselamatan diri, keluarga, dan umat. Tak ayal tempat-tempat ziarah di Madura dipadati peziarah pada malam hari sampai subuh dari berbagai daerah.
makam Syekh Kholi di Bangkalan-Foto Seru.com


Menurut penuturan salah satu peziarah di Bangkalan, Hairul, Asta Kyai Kholil telah ramai dikunjungi peziarah sejak pagi sampai malam (tadi malam) dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sementara menurut salah satu warga Propo Pamekasan, Badrus Soleh, ketika dihubungi media ini menuturkan bahwa peziarah tumplek blek di makam Batu Ampar sejak sore hari sampai pagi subuh. " kelihatan jalan-jalan menuju kompleks makam selalu ramai dengan kendaraan meskipun dini hari", terangnya.

Lain lagi dengan Asta Brambang (K.M Ali) yang dipadati peziarah setelah Isya dari berbagai daerah di Madura. Mereka bahkan ada yang menginap di kompleks makam. Menurut pantauan media ini di tiga tempat ziarah, rata-rata mereka singgah di beberapa makam sekaligus dalam satu malam, seperti yang dialami Ustaz Amzah warga Kebunan Sumenep.yang memulai ritual ziarahnya dari Asta Katandur, karena dianggap sesepuh semua wali di Sumenep. " ya saya dan teman-teman mulai dari Asta Katandur, lalu ke Kyai Khotib Parangggan ke utara Asta Katandur yang merupakan anak dari Asta Katandur, lalu ke Kyai Khotib Paddusan, terus ke Kyai Ali Brambang, sebenarnya di Barambang ada asta Sayyid Munfar yang merupakan adik Asta Katandur, lalu setelah itu ke Asta Pangeran Letnan di Asta Tinggi termasuk ke Sultan Abdurrahman dan Bindoro Saud, terakhir menjelang subuh ziarah ke makam Kyai Asmuni di Pandian" jelasnya.
makam Sayyid Yusuf Talago yang dipadati warga

Tradisi berziarah ke makam para wali ini sangat kental di masyarakat Madura. Hal ini menurut pegiatn Lembaga Kajian Agama dan Demokrasi (LeKAD) Madura, Imam Suhair sebagai penanda penghargaan pada leluhur dengan mendoakan, silaturruh, dan lebih luas lagi pada hablumninal'alam. Selanjutnya Substansi sya’banan berpotensi bagi pribumisasi Islam di masa depan yang diyakini bakal berhadapan dengan gerakan Islam global termasuk Islam puritan yang terus menginvasi Madura. " Dengan tradisi sya’banan ini identitas lokal tereksistensi untuk melawan dan menghadang gerakan luar yang cenderung tidak menghargai tradisi, kita selanjutnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri." tuturnya. (tim/lm)

Masyarakat Madura Gelar Ritual Tradisi Syabanan


Madura,Lintas Madura (24/06/2013)- Saat Magrib tiba, masyarakat Madura tumpah ruah di masjid, musala, dan surau untuk berdoa di malam nisfu Syaban. Malam nisfu syaban diyakini umat Islam sebagai malam penanda akan datangnya bulan Ramadan dan malam ditutupnya buku amal manusia selama setahun.

Untuk itulah, malam nisfu syaban diisi dengan acara agar hidup selalu dapat petunjuk dan pertolongan dari Allah. Ritual tradisi syabanan ini diawali dengan salat Magrib berjamaah dan salat sunat 2 rakaat, kemudian membaca surah Yasin sebanyak tiga kali berjamaah. Biasanya setelah membaca surah Yasin dilanjutkan dengan zikir dan pengajian/tauziah dari sang Kyai. Setelah itu dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan silaturrahmi antar warga dan kerabat untuk saling memaafkan. Tradisi saling memaafkan atau songkeman ini sangat semarak dengan hadirnya anak-anak yang berkunjung ke rumah-rumah untuk songkeman.

Bagi masyarakat tertentu ritual tradisi ini akan berlanjut sampai menjelang Subuh, yakni dengan melakukan ziarah ke makam orang-orang yang dianggap Wali. Tak ayal, sejak setelah Isya' ribuan orang peziarah memadati beberapa kompleks makam. Di Madura termasuk daerah tujuan ziarah banyak sekali makam yang diziarahi diantaranya Makam Syaich Kholil, Asta Rato Ebo (Bangkalan), Asta Batu Ampar (Pamekasan), Asta tinggi , Sayyid Yusuf, Asta Katandur, Asta Brambang (Sumenep).

Tradisi Syabanan di Madura menurut pengamatan Syarif Hidayat (penulis muda Madura di bloggernya) bukannnya mulus tidak ada hambatan. Kini, tradisi sya’banan ini menghadapi dua tantangan sekaligus. Pertama, puritanisme Islam yang menghantam langsung sendi tradisi dengan tudingan bid’ah dolalah. Kedua, arus modernisasi perkotaaan yang disimbolkan pola pikir individualistis plus pola pemukiman perumahan. " sejatinya tradisi bagus ini harus terus dikembangkan dengan fasilitasi pihak terkait", terangnya. (mam/lm)

Rumah yang Diduga Maling Dibakar Massa


Sebuah rumah milik Fauzan (30) di Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Sabtu (22/6/13/2013) dibakar puluhan orang.

Aksi massa itu akibat dari kekesalan mereka atas maraknya hewan ternak yang kerap hilang akhir-akhir ini. Kekesalan memuncak saat di rumah Fauzan, ditemukan dua ekor sapi yang diduga adalah hasil curian.
Menurut Misdin, warga setempat mengatakan, pada Jumat malam kemarin, dua ekor sapi milik warga hilang. Sejak Sabtu pagi warga terus mencari. Warga kemudian menaruh curiga bahwa sapi tersebut berada di rumah Fauzan. Sebab Fauzan selama ini diduga oleh warga sebagai spesialis pencuri hewan.
“Setelah digeledah, di belakang rumah Fauzan ditemukan dua ekor sapi yang hilang Jumat malam,” kata Misdin.

Setelah berhasil memastikan dua ekor sapi tersebut adalah hewan curian, warga kemudian membawa keluar dua ekor sapi tersebut. Tidak puas, warga kemudian melempari rumah tersebut dengan batu.
Beruntung pemilik rumah sedang pergi. Setelah puas melempari rumah tersebut dengan batu, warga kemudian membakarnya. “Beruntung pemilik rumahnya tidak ada. Andaikan ada sudah jadi bulan-bulanan massa,” imbuh Misdin.

Sementara itu, Kepala Polsek Manding, Ajun Komisari Bambang Adi Wicaksono tidak banyak memberikan keterangan panjang soal aksi pembakaran rumah yang diduga tersangka pencurian hewan ternak.
Namun dia melakukan penyelidikan di dalam rumah yang sudah hangus bagian atapnya itu. Di dalam rumah ditemukan sebuah alat musik keyboard. Alat tersebut diduga milik SDN Manding Timur yang dilaporkan hilang beberapa waktu lalu.
“Alat musik dan dua ekor sapi sementara kita amankan. Kami juga sudah perintahkan anggota untuk mengejar Fauzan untuk dimintai keterangan,” kata Adi Wicaksono, menjelaskan. (dari mediamadura.com)