Minggu, 23 Juni 2013
Kiper Sering Buat Blunder, Persepam MU Kalah Dramatis
Tenggarong, Lintas Madura (23/06/2013) _ Kiper Persepam MU sering membuat blunder tim sejak awal babak pertama dengan sering maju ke depan merebut bola. Akibat kecerobohannya, kiper Firmansyah mendapat kartu kuning pada menit ke 32 setelah berebut bola dengan penyerang depan Mitra Kukar Paso, namun beruntung berada di luar kotak pinalty. Namun, puncaknya Firmansyah lagi-lagi maju ke depan saat Hesteban Herera berebut bola dengan Fahrudin, langkah Firmansyah malah tidak mengenai bola tapi menerkam kepala Herera dan wasit langsung menunjuk titik putih serta kartu merah bagi Persepam saat injury time babak pertama.
Ini awal malapetaka Persepam MU, karena sebelumnya PMU lebih agresif dalam menyerang. Tercatat dua peluang emas dari Alnkong dan Zainal Arif namun masih gagal dikonversi menjadi gol. Tendangan pinalti Zulkifli Sukur sukses menembus jala gawang PMU yang kipernya telah digantikan A. Kevlan.
Bermain sepuluh pemain bagi PMU tidak membuat surut untuk menyamakan kedudukan, justru PMU tampil semakin agresif dengan menekan pertahanan Mitra Kukar yang dalam pertandingan ini tidak diperkuat beberapa pemain pilarnya seperti A Bustomi dan Jajang Hermawan. Pada menit 64 Ali Kadhafi sukses menjebol Mitra Kukar setelah mendapat umpan Rossy dari titik pelanggaran.
Gol ini disambut gegap gempita oleh pendukung PMU yang hadir di Stadion Aji Imbut Tenggarong. Selanjutnya PMU terus menekan mitra kukar. PMU benar-benar di atas angin. Sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol. Justru setelah memasuki injury time melalu serangan balik Mitra Kukar berhasil melesakkan bola ke gawang PMU melalui paso setelah terjadi kemelut di depan gawang PMU. Kedudukan 1-2 ini berakhir untuk kemenangan tuan rumah.
Melihat penampilan PMU, pendukung PMU di Madura memberi acungan jempol terutama dengan semangat juang pemain. Menurut salah satu pendukung PMU asal Sumenep, Yayan pihaknya di awal pertandingan dan pertengahan pertandingan merasa PMU akan menang di Tenggarong, namun ternodai oleh penampilan kiper PMU Firmansyah yang sering ceroboh " seandainya kipernya tampil normal., saya yakin PMU akan merebut poin di Tenggarong" jelasnya. Ia juga meminta pelatih untuk menghukum Firmansyah karena sering blunder dalam tim dan sering merugikan tim (mam/lm)
BBM Naik, Harga-Harga Barang Pun Mulai Merangkak
Madura, Lintas Madura- Setelah harga BBM resmi naik, harga-harga barang pun mulai merangkak naik. Kenaikan harga-harga barang ini menyesuaikan dengan harga BBM, dikarenakan BBM adalah bahan vital bagi segi kehidupan yang lain. BBM selalu terkait dengan transportasi yang akan selalu mempengaruhi semua aspek kehidupan.
Menurut salah satu alumni Fakultas Ekonomi Trunojoyo University, Hairullah mengatakan bahwa BBM sebagai sumber kehidupan yang menentukan bagi aspek kehidupan lainnya. " seakan memang ada teori kalau BBM naik, maka semua harga naik, termasuk harga sandal," selorohnya.
Ketika ditanya tentang konsep pemerintah yang menyodorkan BLSM bagi masyarakat miskin sebagai kompensasi kenaikan BBM, mantan aktivis mahasiswa ini mengatakan bahwa itu hanya apologi kosong pemerintahan SBY-Boediono. " Tak akan ada efek yang siginifikan dengan kebijakan itu, hanya omong doang, Rp. 150.000,00 hanya sementara untuk 2 atau 3 hari, 26 harinya makan apa? jadi BLSM dan penaikan harga BBM itu bukan malah menyejahterakan rakyat miskin, tapi justru akan menambah jumlah masyarakat miskin", tegasnya.
Sementara itu salah seorang ibu rumah tangga asal Sumenep, Siti Tarwiyah mnjelaskan bahwa semua barang mulai naik, misalnya harga gas elpiji kini sudah menembus harga 20 ribu untuk 3 kg, termasuk harga sayuran yang naik." kalau beli kangkung seutas itu seribu rupiah, cukup banyak, sekarang naik jadi 1500, itu pun agak berkurang jumlahnya," jelasnya.
Pemerintan resmi menaikkan harga BBM terhitung 22 Juni 2013 melalui pengumuman resmi Menteri Jero Wacik. Sampai saat ini kenaikan harga BBM terus terjadi tiap kali berganti presiden. Deretan Daftar Harga BBM Dari Tahun ke Tahun :
Pada masa Soeharto :
1991: Rp 150 naik jadi Rp 550
1993: Rp 550 naik jadi Rp 700
BJ Habibie :
1998: Rp 700 naik jadi Rp 1.200
Abdurrahman Wahid :
1998: Rp 1.200 turun ke Rp 1.000
1999: Rp 1.000 turun jadi Rp 600
2000: Rp 600 naik ke Rp 1.150
Megawati Soekarnoputri :
2001: Rp 1.150 naik ke Rp 1.450
2002: Rp 1.450 naik jadi Rp 1.550
Pak SBY :
2004: Rp 1.500 naik jadi Rp 1.810
2005: Rp 1.810 naik jadi Rp 2.400
2005: Rp 2.400 naik jadi Rp 4.500
2008: Rp 4.500 naik jadi Rp 6.000
2008: Rp 6.000 turun ke Rp 5.500
2008: Rp 5.500 turun ke Rp 5.000
2009: Rp 5.000 turun ke Rp 4.500
2013: Rp 4.500 naik jadi Rp 6.500
Pemerintah mengurangi subsidi BBM untuk jenis solar dan premium yang sering dikonsumi masyarakat Indonesia (tim/LM)
Jumat, 21 Juni 2013
Jelang Pengumuman Kenaikan BBM, Mahasiswa Pacabis Sandera Mobdin
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Cakanca Bindhara Santri (Pacabis), hari ini (21/06) melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM di beberapa tempat yakni di DPRD, Pemkab dan SPBU Kolor.
Pendemo menyandera mobil plat merah Nopol M 1881 WP. Aksi mahasiswa memanas ketika membuka mobil plat merah tersebut dan menemukan 2 jirigen kosong berukuran 50 liter, disembunyikan di jok belakang.
Mahasiswa kemudian naik dan menginjak-injak kap atas mobil, berorasi dan berteriak mengecam ditemukannya jirigen di dalam mobil dinas pejabat. Mahasiswa mengambil dan mengacung-acungkan jirigen, sambil berteriak menuding itu sebagai upaya penimbunan.“Kami terpaksa menyandera mobil plat merah itu, karena di duga mobil tersebut akan melakukan penimbunan BBM. Sebab, di dalam mobilnya ditemukan adanya 2 jerigen berukuran 50 liter,” teriak korlap aksi Sadam
Setelah puas di SPBU mereka meneriakkan yel-yel menolak kenaikan BBM di depan DPRD dan Pemkab. Kenaikan BBM rencananya akan dilakukan malam ini oleh pemerintah pusat (mam/lm)
Rabu, 19 Juni 2013
Baru Dipakai Dua Semester, Ruang Kelas SMAN 1 Kalianget Ambruk
Foto : from RRI
Ruang kelas X-1 SMA Negeri 1 Kalianget, Sumenep, Madura, yang baru di gunakan dua semester, mendadak roboh, Senin (17/06/2013). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena terjadi di luar jam sekolah.
Wakil Kepala SMA I Kalianget Sukarman menjelaskan, robohnya ruang kelas tersebut diperkirakan terjadi pada malam hari. Sebab pada Senin pagi, penjaga sekolah sudah menemukan ruang kelas X-I sudah rata dengan tanah. “Bisa jadi karena faktor curah hujan yang sangat tinggi, sehingga ruang kelas ini ambruk,” terang Sukarman.
Sukarman menambahkan, ruang kelas tersebut sebenarnya terhitung bangunan baru, karena baru digunakan dua semester.“Kemarin ruangan ini masih digunakan untuk remidi (kegiatan memperbaiki nilai). Ya tidak ada apa-apa. Ruangan ini baru digunakan untuk dua semester kok,” ujarnya.
Ambruknya ruang kelas tersebut diduga karena bangunan tidak mampu menahan beban air hujan yang sangat deras di atap. Selain itu, juga ada kemungkinan faktor kualitas bangunan yang tidak sesuai besaran teknik (bestek), baik fondasi maupun atapnya.‘Bisa jadi fondasinya memang tidak kuat. Begitu juga dengan atapnya. Jadi begitu diguyur hujan terus-menerus, bangunan itu tidak kuatk yang akhirnya ambruk,” paparnya.
Akibat ambruknya ruang kelas tersebut, siswa kelas X-1 terpaksa dipindahkan ke ruangan lain. “Sekarang memang tidak ada pelajaraan, hanya jadwal remidi. Jadi siswa kelas X-1 untuk sementara dipindah ke ruangan lain,” pungkas Sukarman (from lensaindonesia.com)
Senin, 17 Juni 2013
Meski Menang Telak 3-0 Atas PSPS, P-MU Belum Terorganissi
Bangkalan, Lintas Madura (17/06/2013)- Meskipun berhasil menang telak atas PSPS Pekanbaru 3-0, Persepam Madura United dinilai belum padu dan terorganisasi dalam permainan. Menurut pengamatan Abah Ryan salah seorang pendukung setia PMU, Kemenangan atas PSPS tidak terlepas dari performa PSPS yang menurun sejak putaran ke dua ISL ini. " Sebelumnya mereka PSPS dibekuk tanpa ampun oleh tuan rumah Persela Lamongan 1-9. Seharusnya PMU menang lebih dari tiga gol." tegasnya.
Tampil dengan permainan yang tidak terlalu cepat, PMU membuka gol pada menit ke-2 oleh Rossi setelah tendangannya gagal ditepis penjaga gawang PSPS. Setelahnya PMU kesulitan untuk mencetak gol, karena penyelesaian akhir yang buruk. Bahkan PSPS beberapa kali juga menciptakan peluang emas. Sampai babak pertama usai skor 1-0 tidak berubah bagi PMU.
Dibabak kedua, PMU menambah golnya pada menit 48 oleh Nkong setelah dapat umpan dan rossi. Sedangkan gol ke tiga dicetak oleh Ali Khadafi pada menit injury time dari titik putih setelah pemain belakang PSPS tertangkap hand ball. Kemenangan 3-0 ini sedikit memperbaiki posisi PMU di klasemen yakni di peringkat ke 11 sama dengan Gresik United dengan torehan 28 poin. (mam/lm)
Minggu, 16 Juni 2013
Komitmen Perjuangkan Keadilan; PMII STKIP Gelar PKD
Sumenep, Lintas Madura
(16/06/2013)- Selalu komitmen untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STKIP PGRI Sumenep
menggelar kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) bagi puluhan kadernya, di
Yayasan Al-Kautsar, Basoka Rubaru 13-15 Juni 2013.
Menurut salah satu aktivis PMII
STKIP PGRI Sumenep, M Mahfud, Pelatihan Kader Dasar merupakan acara wajib bidang
kaderisasi di komisariat PMII. Selain untuk memperkuat basic kader dari segi
keilmuan dan wacana kritis kader juga ditujukan untuk membentuk karakter kader
yang berhaluan Islam Ala Ahlussunnah wal Jamaah. “ Aswaja bagi PMII tidak hanya
dipahami sebagai doktrin, juga sebagai manhaj fikr, amal, dan harakah, nah inilah
yang harus ditanamkan bagi kader PMII’ jelasnya.
Selain keaswajaan, materi lain
yang diberikan meliputi, strategi pengorganisasian kampus dan pengembangan
organisasi, teologi pembebasan, dan manajemen opini dan aksi. Sedangkan
fasilitator pelatihan ini berasal dari para alumni PMII yang ada di Sumenep,
Mulyadi, M.Pdi; Mahsun, M.Thi, Imam Suhairi, M,Pd, dan Pusawi,S.Pd
Dapat Dukungan Penuh Warga
Yang meyakinkan kegiatan PKD ini
mendapat respon warga sekitar Basoka selama acara berlangsung. Mereka mensuport
tidak hanya moral, tetapi juga material berupa logistik selama pelatihan dari
warga sekitar. “ Pada malam terakhir, sebagai tanda terima kasih kami pada
warga adalah dengan melakukan pendampingan pada anak-anak di sekitar desa ini
untuk tampil memeriahkan panggung pentas seni di areal madrasah Al-Kautsar ini,
luar biasa sambutannya”, tutur Mahfud.
Kegiatan Pelatihan Kader Dasar
(PKD) PMII STKIP PGRI Sumenep ini diikuti 30 peserta yang merupakan alumni
pelatihan dasar sebelumnya yakni Mapaba. Pasca PKD mereka akan mengikuti PKL
(Pelatihan Kader Lanjut) dan Pelatihan Kader Nasional (PKN) sebagai rangkaian
kaderisasi di PMII (mam/lm)
Sabtu, 15 Juni 2013
Pertandingan Dipindah ke Pamekasan, PMU Muda Ditahan Gresik United 1-1
Pamekasan, Lintas Madura (15/06/2013)- Persepam Muda U-21 sukses lolos ke babak 12 besar Kompetisi Liga Indonesia U-21 meskipun dalam pertandingan terakhirnya kemarin ditahan imbang gresik united U-21 1-1 di Stadion Pamekasan.
Sedianya pertandingan tersebut akan digelar di A Yani Sumenep seperti rencana semula, namun dikarenakan banyak pertimbangan, termasuk kondisi lapangan A Yani Sumenep yang buruk karena terus-menerus diguyur hujan lebat sangat menghambat permainan, seperti saat PMU U-21 vs Persija U-21 tempo hari.
Dengan hasil tersebut PMU U-21 lolos ke putaran final 12 besar ISL U-21 setelah berada di peringkat ke-2 klasemen akhir dibawah Persija Jakarta. PMU Muda mengantongi nilai 10 sedangankan Persija 15 poin. Sementara dua tim lainnya, Arema U-21 dan Gresik United U-21 terjungkal karena hanya merebut poin 6 dan 4. (mam/lm)
GRUP 3 ISL U21
| Pos | Team | Pld | W | T | L | Goals | Diff | Pts | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | • | PERSIJA U21 | 6 | 5 | 0 | 1 | 7:2 | 5 | 15 | |
| 2 | • | Persepam MU U21 | 6 | 3 | 1 | 2 | 6:5 | 1 | 10 | |
| 3 | • | Arema Indonesia U21 | 6 | 2 | 0 | 4 | 6:9 | -3 | 6 | |
| 4 | • | Gresik United U21 | 6 | 1 | 1 | 4 | 5:8 | -3 | 4 |
Langganan:
Postingan (Atom)





