Sabtu, 12 Oktober 2013
AFC CUP QUALIFICATION: Indonesia Taklukkan Juara Bertahan Korsel 3-2
Timnas Indonesia U-19 menorehkan sejarah. Pasukan Garuda Muda berhasil menekuk juara Korea Selatan dengan skor 3-2 di Gelora Bung Karno, Sabtu (12/10) malam.
Tim asuhan Indra Sjafri itu tampil dengan gemilang. Evan Dimas mencetak hatrick lewat tiga gol indah yang diciptakan untuk Timnas Indonesia.
Kegembiraan pun menjadi milik Para pemain Timnas Indonesia. Para pemain pun tak jumawa. Mereka menyambut kemenangan itu dengan melakukan sujud syukur bersama-sama. Terima kasih pasukan Garuda Muda!(Republikaonline)
Senin, 02 September 2013
Karsa Menang di Kota Sumenep, Tim Berkah Dinilai Minim Sosialisasi
Sumenep Kota, Lintas Madura- Rekapitulasi akhir Pilgub 2013 di Tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Kota Sumenep berakhir kemarin di Pendopo Kecamatan Kota Sumenep. Hasilnya pasangan Karsa nomor urut 1 memperoleh suara terbanyak dengan 13 ribu lebih suara. Karsa menang merajai di hampir semua desa dan kelurahan kecamatan ini.
Sementara itu pasangan Bambang Said berada di peringkat ke-2 dengan kisaran 10 ribu suara lebih. Disusul Berkah dengan 6 ribu lebih. Kemenangan Bangsaid terjadi di desa Parsanga, Pangarangan, dan Paberasan. Sementara Berkah hanya menang di Desa Kebonagung. Sementara Beres hanya hitungan ratusan suara.
Minimnya suara berkah ini menurut beberapa pengamat sosial politik tidak terlalu mengejutkan, dikarenakan timnya sosialisasinya tidak massif. Menurut salah seorang pendukung berkah asal Desa Bangkal Kota Sumenep Sholeh, "Berkah itu sebenarnya punya potensi menang di Kota, dengan kekuatan muslimatnya itu, tapi kebanyakan muslimat dan ibu-ibu malah bingung mau milih siapa, karena gak ada sosialisasi dan pendekatan tim pada mereka," tegasnya.
" coba kita lihat, fotonya aja di jalan-jalan gak ada, apalagi pendekatan pada masyarakat. Kampanye terbuka di stadion beberapa waktu lalu itu juga kurang diketahui masyarakat, karena minim sosialisasi", lanjut Sholeh. Berikut hasil rekapitulasi Pilgub Jatim di Kota Sumenep
http://www.4shared.com/file/m4hSjrZy/HASIL_PILGUB_KOTA_sumenep.html
Rekapitulasi di kecamatan kota berjalan kondusif dengan dijaga ketat aparat kepolisian dari Polsek dan Polres Sumenep. (mam/lm)
Laskar Sape Kerap Benamkan Persiwa 3-0
Alainkong (PMU) berselebrasi setelah mencetak gol.
Bangkalan,lintas madura-Persepam Madura United berhasil mengandaskan Persiwa Wamena 3-0 dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura. Ketiga gol Sape Kerap julukan Persepam dicetak oleh Alain N'Kong menit ke-5, Denny Rumba menit ke-76 dan Emile Linkers menit ke-91.
Pelatih Persepam, Daniel Roekito pun bersyukur atas kemenangan anak asuhnya. "Saya apresiasi permainan anak-anak. Semua bermain lepas, bagus dan komunikasi jalan. Ini akan menambah kepercayaan diri kami yang ingin nangkring di papan tengah ISL," kata Daniel usai laga.
"Tim tamu sebenarnya cukup merepotkan kami. Tetapi kita lebih beruntung. Ini menjadi hiburan juga buat suporter Persepam. Di laga selanjutnya saya akan evaluasi lini depan karena masih kurang tenang dalam finishing touch," beber Daniel.
Selanjutnya Persepam akan menjamu Persipura Jayapura, Kamis 5 September mendatang.Berkat kemenangan ini juga Persepam aik satu peringkat ke posisi 11 klasemen sementara ISL dengan mendulang 40 poin hasil dari 32 laga. Sedangkan Persiwa tak beranjak dari peringkat ke-16 dengan perolehan poin 30 hasil dari 31 laga(liga indonesia.co.id)
Rabu, 28 Agustus 2013
Dinilai Tidak Kredibel, Lembaga Survei Dituntut Dibubarkan
Madura Lintas Madura, 28/08/2013- Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur Jatim, besok 29 Agustus 2013, kredibilitas lembaga survei semakin dipertanyakan dan dinilai tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Salah seorang pengamat sosial yang juga mantan pegiat pemantau pemilu dan pemilukada 2010 lalu, Imam Suhairi menilai perang opini yang ditunjukkan lembaga survei untuk menarik simpati rakyat Jatim seperti layaknya tim sukses calon. Bayangkan, hasil survei beberapa lembaga menempatkan pasangan tertentu menjadi pemenang dengan satu putaran PILGUB besok. " ini kayaknya kampanye di tahapan hari tenang, masyarakat Jatim dipertontonkan hasil survei yang simpang siur dan saling klaim kemenangan. Ini kurang mendidik rakyat" tandas Imam.
Pihaknya berkaca pada hasil survei lembaga survei yang menyurvei Pilkada Jakarta kemarin dengan mengatakan, calon incumbent akan menang sampai 50 % lebih, tapi kenyataan terbalik, saat ini malah di Jawa Timur." Sepertinya lembaga survei udah banyak dipesan paslon tertentu untuk sengaja membuat opini bagi masyarakat dan itu pasti bayarannya mahal" lanjut Iman
Bubarkan Lembaga Survei yang Berpihak
Lembaga-lembaga survei semacam ini tidak layak dikonsumsi masyarakat, pura-pura ilmiah tapi telah diarahkan pada paslon tertentu." saya kira lembaga-lembaga survei semacam ini tidak layak dipercaya dan perlu dibubarkan karena kebanyakan salah", tegas mantan aktivis mahasiswa ini.
Hal senada juga disampaikan pasangan wakil Gubernur MH Said Abdullah di beberapa media lokal yang mengatakan hasil survei itu tidak perlu dilihat dan masyarakat sudah tahu mana yang kridebel dan bukan " lihat hasil survei di DKI Jakarta kemudian Jateng yang membuat mereka (LSI) harusnya malu karena salah, sekarang dilakukan di Jawa Timur, masyarakat udah tahu itu bahwa mereka tidak kredibel," tegas Said.
Seperti diberitakan banyak pihak beberapa lembaga survei (LSI dan Proximity) banyak menempatkan Paslon Karsa akan menang satu putaran dengan kisaran 51 % suara mengalahkan Berkah yang disurvei hanya dapat 27 % dan Bangsaid hanya 18 % dan Beres hanya kebagian 4 %. Sementara dari survei GSB (gerakan sayang bunda) dan Politicalwave menempatkan Berkah menang di 17 Kabupaten/Kota dengan 38 %, disusul Bangsaid 31%, Karsa 28% dan sisanya Beres kebagian 3 % saja. (tim/lm)
Senin, 26 Agustus 2013
Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Lintas Madura Buka Polling Pilih Cagub Jatim
Polling Pilih Cagub Jatim ini akan ditutup sebelum pencoblosan di TPS berlangsung yakni pukul 07.20Wib tanggal 29 Agustus mendatang. KAMI TUNGGU PARTIPASI ANDA...TERIMA KASIH.
Jumat, 02 Agustus 2013
Mudik Gratis Ke Kepulauan Sumenep Dimulai Hari Ini
Para penumpang yang akan mudik di pelabuhan Batu Guluk Kangean
Lintas Madura, 02/08/2013- Pemberangkatan
kapal mudik-balik gratis masa angkutan Lebaran 2013, akan dimulai pada 3 Agustus.“Itu
sesuai hasil rapat koordinasi di Dinas Perhubungan (Dishub) dan LLAJ
Provinsi Jawa Timur. Jadwal pemberangkatan kapal mudik-balik gratis itu
pada 2-13 Agustus 2013,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Udara
Dishub Sumenep M Choyroni Argoto di Sumenep
Pimpinan
Dishub Sumenep, kata dia, termasuk pihak yang diundang dalam rapat
koordinasi itu, karena jalur pelayanan kapal mudik-balik gratis tersebut
ke sejumlah kepulauan di Sumenep.
“Ada
tiga kapal yang disediakan Pemprov Jatim untuk program kapal
mudik-balik gratis dan nantinya melayani jalur Surabaya-Masalembu,
Kalianget-Kangean, dan Banyuwangi-Sapeken,” ucapnya.
Ia
mengatakan, warga yang ingin menjadi peserta program kapal mudik-balik
gratis itu sudah bisa mendaftarkan diri ke kantor syabandar setempat.“Untuk
di Sumenep, pendaftaran bisa langsung ke Kantor Syahbandar Kalianget.
Peserta program kapal mudik-balik gratis ini diutamakan kepada warga
kurang mampu,” paparnya.
Ia
juga mengemukakan, daya angkut tiga kapal yang akan melayani program
kapal mudik-balik gratis tersebut, masing-masing 150 penumpang.“Kami
berharap warga yang ingin memanfaatkan program kapal mudik-balik gratis
ini bersikap bijaksana dan tidak memaksakan diri. Kalau jumlah
penumpang kapalnya sudah memenuhi daya angkut maksimal, sebaiknya ikut
kapal pada jadwal pemberangkatan berikutnya,” katanya.
Jadwal
pemberangkatan kapal mudik-balik gratis yang melayani jalur
Surabaya-Masalembu adalah 2 Agustus, 6 Agustus, 9 Agustus, dan 11
Agustus, dan Masalembu-Surabaya pada 3 Agustus, 7 Agustus, 10 Agustus,
dan 12 Agustus.
Kapal
mudik-balik gratis yang melayani jalur Banyuwangi-Sapeken adalah 3
Agustus, 5 Agustus, 7 Agustus, 10 Agustus, dan 12 Agustus, dan
Sapeken-Banyuwangi pada 4 Agustus, 6 Agustus, 9 Agustus, 11 Agustus, dan
13 Agustus.
Sementara jadwal pemberangkatan kapal mudik-balik gratis yang melayani jalur Kalianget-Kangean adalah 3 Agustus, 5 Agustus, 7 Agustus, 10 Agustus, dan 12 Agustus, dan Kangean-Kalianget pada 4 Agustus, 6 Agustus, 9 Agustus, 11 Agustus, dan 13 Agustus.
INFO MUDIK BALIK GRATIS TRANSPORTASI LAUT KAB SUMENEP 2013
KALIANGET - KANGEAN
ASAL TUJUAN BERANGKAT TIBA
KALIANGET KANGIAN 03/08/2013 10:00 WIB 03/08/2013 22:00 WIB
KANGIAN KALIANGET 04/08/2013 10:00 WIB 04/08/2013 22:00 WIB
KALIANGET KANGIAN 05/08/2013 10:00 WIB 05/08/2013 22:00 WIB
KANGIAN KALIANGET 06/08/2013 10:00 WIB 06/08/2013 22:00 WIB
KALIANGET KANGIAN 07/08/2013 10:00 WIB 07/08/2013 22:00 WIB
KANGIAN KALIANGET 09/09/2013 10:00 WIB 09/09/2013 22:00 WIB
KALIANGET KANGIAN 10/09/2013 10:00 WIB 10/09/2013 22:00 WIB
KANGIAN KALIANGET 11/09/2013 10:00 WIB 11/09/2013 22:00 WIB
KALIANGET KANGIAN 12/09/2013 10:00 WIB 12/09/2013 22:00 WIB
KANGIAN KALIANGET 13/09/2013 10:00 WIB 13/09/2013 22:00 WIB
SURABAYA - MASALEMBU
ASAL TUJUAN BERANGKAT TIBA
SURABAYA MASALEMBU 02/08/2013 10:00 WIB 03/08/2013 05:00 WIB
MASALEMBU SURABAYA 03/08/2013 10:00 WIB 04/08/2013 05:00 WIB
SURABAYA MASALEMBU 06/08/2013 10:00 WIB 07/08/2013 05:00 WIB
MASALEMBU SURABAYA 07/08/2013 10:00 WIB 08/08/2013 05:00 WIB
SURABAYA MASALEMBU 09/08/2013 10:00 WIB 10/08/2013 05:00 WIB
MASALEMBU SURABAYA 10/08/2013 10:00 WIB 11/08/2013 05:00 WIB
SURABAYA MASALEMBU 11/08/2013 10:00 WIB 12/08/2013 05:00 WIB
MASALEMBU SURABAYA 12/08/2013 10:00 WIB 13/08/2013 05:00 WIB
BANYUWANGI - SAPEKEN
ASAL TUJUAN BERANGKAT TIBA
BANYUWANGI SAPEKEN 03/08/2013 10:00 WIB 04/08/2013 01:00 WIB
SAPEKEN BANYUWANGI 04/08/2013 09:00 WIB 05/08/2013 00:00 WIB
BANYUWANGI SAPEKEN 05/08/2013 09:00 WIB 06/08/2013 00:00 WIB
SAPEKEN BANYUWANGI 06/08/2013 09:00 WIB 07/08/2013 00:00 WIB
BANYUWANGI SAPEKEN 07/08/2013 09:00 WIB 08/08/2013 00:00 WIB
SAPEKEN BANYUWANGI 09/08/2013 09:00 WIB 10/08/2013 00:00 WIB
BANYUWANGI SAPEKEN 10/08/2013 09:00 WIB 11/08/2013 00:00 WIB
SAPEKEN BANYUWANGI 11/08/2013 09:00 WIB 12/08/2013 00:00 WIB
BANYUWANGI SAPEKEN 12/08/2013 09:00 WIB 13/08/2013 00:00 WIB
SAPEKEN BANYUWANGI 13/08/2013 09:00 WIB 14/08/2013 00:00 WIB
(dari beberapa media)
Rabu, 31 Juli 2013
Putusan DKPP Pelajaran Penting bagi KPU dan Bawaslu
Foto illustrasi
Hal itu diungkapkan pengamat pemilu dari Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafiz. Ia menyebutkan, menjaga etika perilaku penyelenggara Pemilu yaitu dengan berlaku jujur, menjaga kemandirian, dan integritas.
"Selain pengetahuan dan ketrampilan tekhnis kepemiluan yang wajib dimiliki penyelenggara Pemilu, yang jauh lebih penting adalah menjaga independensi dan kemandirian sehingga bebas dari intervensi siapapun dan pengaruh apapun," ucap Masykurudin, Jakarta, Rabu (31/7/2013).
Masykurudin menambahkan, ke depannya dalam pelaksanaan Pemilu legislatif, akan sangat tinggi godaan-godaan politik kekuasaan dan iming-iming material karena peserta Pemilu akan semakin banyak. Maka, ujar Masykurudin, saat itu para penyelenggara pemilu diuji kemandirian dan kejujurannya dalam melaksanakan tugas."Sebanyak dan sekencang apapun godaan politik dan materi, apabila penyelenggara Pemilu menjaga kejujuran, kemandirian dan integritas maka hasil penyelenggaraan Pemilu dapat dipertanggungjawabkan dan keyakinan masyarakat untuk percaya terhadap penyelenggaraan Pemilu semakin meningkat," jelasnya.
Masykurudin berharap, KPU secepatnya meninjau kembali secara cepat dan tepat terhadap keputusan KPU Jatim sesuai maksud prinsip dan etika penyelenggaraan pemilu. Sehingga pemulihan dan perlindungan hak konstitusional pasangan Khofifah dan Herman segera terpenuhi."KPU tetap harus melakukan verifikasi terhadap dukungan partai politik yang disengketakan, sehingga lolosnya Khofifah-Herman tetap berdasarkan dari kajian KPU tentang akurasi sahnya dukungan tersebut," pungkas Masykurudin. (liputan6.com)
Gol Zainal Arif Dianulir, Persepam MU Kalah Tipis 2-3 dari Persidafon
Madura, Lintas Madura (28/07/2013)- Persidafon Dafonsoro menang atas tim tamunya Persepam Madura United 3-2 dalam lanjutan kompetisi ISL malam ini di Papua. Gol gol tuan rumah tercipta pada menit 14' oleh Ndiaye Pape Latyr, kemudian Precious Emuejeraye 38'. Gol balasan Persepam oleh Linkers menit 41'.
Pada babak ke dua , Ndiaye Pape Latyr menit 51' memperbesar kemenangan jadi 3-1, namun Rossy menit
Rossy 75' memperkecil kekalahan. Sebenarnya Zainal Arif mencetak gol di akhir babak kedua, namun gol tersebut dianulir wasit. Dengan hasil ini Persidafon beranjak dari zona bawah dengan poin 29, sedangkan Persepam tetap di peringkat 10 denang 37 poin
DKPP Loloskan Khofifah-Herman, KPU Jatim Dihukum, Kader PKB Cukur Bregos
Madura, Lintas Madura (31/07/2013)- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengabulkan sebagian pengaduan Khofifah-Herman, yang salah satunya memulihkan nama keduanya. Dengan demikian, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa-Herman Sumawiredja bisa ikut serta dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Jawa Timur 2013 Agustus mendatang.
"Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum secara cepat dan tepat, sesuai prinsip etika, untuk memulihkan pasangan Khofifah-Herman," kata Ketua DKPP Jimly Asshidiqie saat membacakan putusan di ruang sidang DKPP, Rabu, 31 Juli 2013.
Tidak hanya itu, DKPP juga menjatuhkan sanksi peringatan kepada Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad, yang terbukti tak tegas kepada anggotanya, dan memecat tiga anggota KPU Jatim, yaitu Nadjib Hamid, Agung Nugroho, dan Agus Mahfud Fauzi.
"Menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara selama belum ada putusan terbaru untuk memperbaiki putusan KPU tentang penetapan pasangan calon Pilkada Jatim yang memenuhi syarat Pilkada Jatim," kata Jimly.
Badan Pengawas Pemilu diperintahkan untuk mengawasi hasil putusan ini. Dalam pertimbangannya, DKPP juga meminta dan merekomendasikan penegak hukum terkait untuk memeriksa dugaan suap yang sempat mencuat. "Guna menegakkan integritas penyelenggaraan Pemilu," ujar Jimly. Sebelumnya, ada rekaman suara orang tak dikenal yang menyiapkan dana Rp 3 miliar untuk pemenangan pasangan calon lain. Dalam percakapan itu, Ketua KPU Jatim, Andry, disebut "telah dibereskan".
Selain itu, DKPP merehabilitasi nama Sayekti Suindiyah yang merupakan anggota KPU Jatim. Sebelumnya, dalam persidangan terungkap fakta bahwa Andry dan Sayekti menilai dukungan dari Partai Keadilan dan PP Nahdlatul Ulama Indonesia kepada Khofifah-Herman adalah sah karena diteken dari kepengurusan partai terbaru. Tapi putusan mereka berdua ditentang tiga anggota KPU Jatim lainnya, yang kemudian diberhentikan sementara
Ketua KPUD Jatim Apresiatif
Ketua KPUD Jawa Timur Andri Dewanto Ahmad menghormati putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memerintahkan pemulihan hak konstitusional pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, Rabu 31 Juli 2013. Andri mengaku siap melaksanakannya.
"Keputusan ini keputusan yang terbaik. Ini keputusan yang fair menurut saya dan ini luar biasa. Ini keputusan yang solutif," kata Andri usai sidang di Gedung DKPP, Jakarta.
Andri menuturkan bila KPU melaksanakan keputusan DKPP, paling lambat besok, Kamis 1 Agustus 2013, Surat Keputusan baru sudah harus clear. "Hari ini diproses, keluar surat, perubahan SK, besok keluar," ujarnya.
Terkait keputusan DKPP yang memberikan sanksi terhadap sejumlah komisioner KPUD Jatim termasuk dirinya, Andri menyampaikan tanggapannya.
Pertama, mengenai sanksi peringatkan terhadap dirinya. DKPP menilai dirinya tidak mampu mengarahkan anggota untuk menyatakan Khofifah-Herman adalah memenuhi syarat. Lalu, dalam voting Ketua KPU Provinsi dan salah satu anggota yang berpendapat bahwa Khofifah-Herman lolos, kalah melawan 3 pendapat yang lain.
"Saya diberi peringatan karena ada undangan kepada Khofifah-Herman hadir dalam pengambilan nomor urut pasangan calon sekalipun tidak atas perintah saya. Jadi judulnya saya diberi peringatan karena saya ketua," ujarnya.
Andri mengklaim perbuatan itu bukanlah kesalahannya. Sebab, anggota seharusnya bertanggung jawab atas pendapat yang berbeda dengan ketua.
"Tapi DKPP berpendapat bahwa karena saya ketua, saya tetap harus diberikan peringatan," jelasnya.
Kedua, mengenai keputusan yang merehabilitasi salah satu anggota KPUD Jatim, Sayekti Sunindya dan menghukum tiga anggota yang lannya yaitu Najib Hamid, Agung Nugroho, dan Agus Mahfud Fauzi. Andri menilai pemberhentian ketiganya sebagai anggota KPU Provinsi bersifat sementara karena keanggotaan akan pulih bila perubahan keputusan dengan memasukkan pasangan calon Khofifah dan Herman sudah keluar.
"Setelah ada putusan itu mereka akan direhabilitasi kembali. Jadi orang tidak diberhentikan tetap," ucapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur Halim Iskandar mengapresiasi hasil keputusan DKPP. Selanjutnya, dia minta KPU segera mengambil langkah kongkrit. "Yaitu, dengan melegalkan pasangan Khofifah-Herman sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Timur, tentu dengan nomor 4 yang memang telah disiapkan," katanya
Kader PKB Cukur Bregos
Sementara, usai mendengar Keputusan DKPP, sejumlah kader di DPW PKB
Jatim di Jalan Ketintang, Surabaya melakukan cukur 'brengos' alias
kumis.
(tim/dari beberapa media)
Kamis, 25 Juli 2013
ISL : Persepam Madura Kalah dari Tuan Rumah Persiram 0-2
Madura Lintas Madura (25/07/2013)- Persepam Madura United gagal memetik poin dalam laga tour Papua tadi malam setelah kalah dari tuan rumah Persiram Raja Ampat 0-2. Dua gol Persiram masing-masing dicetak pemain asing asal Korsel Lee Soung Yong pada menit ke-23 dan striker Deltras James Koko Lomell menit ke-41.
Berkat kemenangan ini Persiram berhasil naik satu tingkat ke peringkat ke-7 dengan torehan 41 poin. Sementara Persepam tetap bertahan di posisi ke 10 Klasemen sementara. (mam/lm)
Selasa, 23 Juli 2013
Akibat Ombak Besar, Sejumlah Pagan Nelayan Rusak
Pamekasan, Lintas Madura - Akibat angin kencang hari ini, menimbulkan ombak besar mengamuk dan menghancurkan sejumlah pagan di Pesisir Pantai Talang Siring, Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan.
Hempasan besarnya ombak hingga membuat air laut hingga ke Jalan raya, dan mengenai pengendara jalan yang melintas di pesisir pantai tersebut. Selain itu sejumlah perahu yang diparkir di sekitar pantai tersebut juga ikut terombang-ambing.
Salah satu warga sekitar Yuhyi mengatakan, ombak yang melanda wilayah pesisir Talang Siring tersebut memang sangat besar, bahkan sampai mengenai pengendara jalan dari dan menuju Kabupaten Sumenep yang melintas di pesisir pantai itu.“Pagan-pagan juga banyak yang rusak, saya hawatir omabkany semakin besar dan mengenai perumahan warga mas,” tuturnya kepada mediamadura.com.
Sementara itu salah satu pengendara yang melintas di pesisir pantai tersebut Baihaqi menuturkan, besarnya ombak yang terjadi itu, membuat dirinya takut untuk melintas, sebab selain airnya menerpa jalan raya, juga dibarengi dengan bunyi yang sangat keras.“Cuma saya memberanikan diri, ini saya basah semua mas, ombaknya sangat keras, takutnya pagan-pagan yang hancur itu juga ikut terhempas ke jalan raya, dan mengenai saya,” akunya.(from mediamadura.com)
Senin, 22 Juli 2013
Syaikh Sultonil Aulia Abdul Qodir Jailani Ra : Dunia itu Adalah Pasar
Dunia ini adalah pasar, yang sebentar lagi akan tutup. Karena itu, tutuplah pintu-pintu penglihatan kepada makhluk dan bukalah pintu- pintu penglihatan kepada Allah 'Azza wa Jalla. Tutuplah pintu-pintu usaha dan sebab- sebab keduniawian dalam keadaan hatimu jernih dan batinmu dekat dengan perkara-perkara yang khusus buat kalian, bukan perkara-perkara yang bersifat umum bagi selain kamu.
Sebab, usahamu itu untuk kepentingan orang lain, manfaatnya untuk orang lain dan penghasilanmu juga untuk
orang lain. Carilah apa-apa yang khusus bagimu dari limpahan anugerah-Nya, dan dudukkan nafsumu bersama dunia, hatimu bersama akhirat, batinmu bersama Allah. Sesungguhnya engkau akan mengetahui apa yang engkau inginkan.
orang lain. Carilah apa-apa yang khusus bagimu dari limpahan anugerah-Nya, dan dudukkan nafsumu bersama dunia, hatimu bersama akhirat, batinmu bersama Allah. Sesungguhnya engkau akan mengetahui apa yang engkau inginkan.
Para wali adalah pengganti para Nabi. Terimalah apa yang mereka perintahkan kepada kalian. Sebab,
mereka itu memerintahkan kalian dengan perintah Allah dan Rasul-Nya, dan melarang kalian dengan larangan Allah dan Rasul-Nya. Apabila mereka diperintahkan bicara, maka mereka akan bicara. Jika mereka diberi, mereka akan menerimanya. Mereka tidak bergerak satu gerakan pun dengan tabiat dan
nafsu mereka. Mereka tidak mencampuri Allah dalam urusan agama-Nya dengan hawa nafsu mereka. Mereka hanya mengikuti ucapan dan perbuatan Rasulullah SAW. Mereka mendengarkan firman Allah
Azza wa Jalla, "Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah ia. Dan apa yang dilarangnya bagimu,
maka tinggalkanlah!" (QS Al-Hasyr: 7).
Maka, ikutilah Rasulullah SAW agar beliau membawamu kepada Zat yang mengutusnya. Mendekatlah kepadanya agar beliau mendekatkanmu kepada Allah Azza wa Jalla. Beliau telah memberikan berbagai gelar dan pakaian kehormatan kepada para wali itu, serta kepemimpinan terhadap seluruh manusia."
Minggu, 21 Juli 2013
Sekdaprov Jatim : PNS Harus Netral dalam Pilgub
Terkait makin dekatnya waktu pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Timur pada 29 Agustus 2013, Pemprov Jatim mengimbau para pegawai negeri sipil (PNS) tidak berpolitik praktis.
“Sebagai anggota KORPRI, PNS punya hak suara dalam pesta demokrasi. Tapi jangan sampai berpolitik praktis dan tetap menjaga netralitas sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah,” kata Sekda Prov Jatim, Rasiyo, saat dikonfirmasi.
Alasan Rasiyo mengingatkan hal ini karena kondisi tahun 2013 ini kental dengan unsur politis yang sangat kuat. Karena itulah dia mengimbau para PNS tidak terpengaruh dan tetap menjalankan tugasnya dengan baik. “Bersikap netral saja. Tidak perlu ikut ikutan mendukung pasangan calon tertentu,” tegasnya.
Rasiyo menambahkan pengertian netral adalah tidak memihak pada salah satu partai politik. Tapi menggunakan hak memilih dalam pemilihan umum (from lensaindonesia.com)
Musik Patrol Ramadan, Masih Ada di Sumenep
Sumenep, Lintas Madura (21/07/2013) Hampir semua daerah di Indonesia memiliki Tradisi Patrol untuk membangunkan warga jelang sahur. Tetapi Patrol yang menggunakan musik tradisional Saronen hanya ada di Sumenep.
Musik tradisional ini juga tergolong unik karena tidak setiap saat dimainkan, hanya moment tertentu saja. Seronen adalah musik pengiring kerapan sapi atau sapi sono (hias) saat memasuki arena pertandingan.
Selain pada acara tersebut, di sumenep musik Seronen hanya di bisa dinikmati saat Bulan Puasa. Itu pun hanya menjelang sahur. Itu pun tidak merata di seluruh Sumenep.
Tradisi itu bisa ditemukan di Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan. Tiap malam bisa dipastikan akan ada sekelompok pemuda berkeliling kampung dengan memainkan musik Saronen untuk membangunkan warga.
Ali Mufi (29), pemuda desa setempat yang biasa ikut patrol mengatakan, mereka ini adalah pemuda yang masih peduli terhadap kelestarian musik tradisional, warisan leluhurnya. Karena banyak pemuda sudah tidak mau memainkan aset kekayaan budaya tersebut. Padahal tradisi ini harus dijaga.
“Kebanyakan pemuda sekarang seperti apatis. Mereka tidak peduli musik tradisional ini akan punah apa tidak,” ujarnya, Sabtu (20/7/2013). Anehnya, imbuhnya, banyak pemuda yang justru terbius dengan keberaan musik modern.
Karena itu, menurut pemuda yang baru menamatkan S1 di salah satu PTS Sumenep ini menganggap, momentum bulan puasa ini menjadi media untuk mengajak pemuda lain, peduli pada keberadaan musik khas daerahnya ini.
Masih menurut Ali, musik patrol Saronen juga sudah biasa dilakukan oleh para pemuda pendahulunya, yang kini sudah memasuki usia lanjut. para pemuda tinggal melanjutkan, agar tidak mengalami kepunahan.
“Jika pemuda tidak peduli pada kekayaan budaya sendiri, saya yakin musik tersebut ke depan akan punah,” pungkasnya (from lensaindonesia.com)
Kamis, 18 Juli 2013
Ada 28 Sekolah di Sumenep yang Terapkan Kurikulum 2013
Sumenep,18/7- sebanyak 28 sekolah di Kabupaten Sumenep akan menerapkan kurikulum pendidikan tahun 2013, baik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kurikulum tersebut sudah diberlakukan sejak tanggal 15 Juli 2013.
kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, A Shadik mengatakan, ke 28 sekolah yang telah ditunjuk oleh pihaknya untuk menerapkan kurikulum 2013 itu terdiri dari sekolah SD, sebanyak 15 sekolah, tingkat SMP sebanyak 6 sekolah dan untuk tingkat SMA sebanyak 7 sekolah.
“Kurikulum itu sudah diterapkan dimasing-masing sekolah sejak tahun pelajaran baru tanggal 15 Juli kemarten. dan itu merata, baik di Kepulauan maupun daratan,”tuturnya.
Ia juga menjelaskan, disemua sekolah yang menerapkan kurikulum tersebut tidak semua kelas, tetapi tingkat SD adalah kelas 1 dan kelas 4, untuk SMP kelas 7 dan untuk tingkat SMA kelas 10. dan semua kepala sekolah, sebelumnya sudah dilatih untuk kesiapan penerapan kurikulum tersebut.
Kurikulum ini memang sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya, kalau sebelumnya itu materi pelajaran, tapi kalau yang sekarang itu, tematik integrafik. Itu yang menjadi perbedaan pada kurikulum ini", terangnya.
Berikut nama sekolah yang ditunjuk untuk menerapkan kurikulum pendidikan di wilayah itu, antara lain. SDN Ambunten timur 1, SDN Tambaagung tegah 2, SDK Santimur, SDN Saronggi 1, SDN Rubaru 1, SDI Al-Qadiri,SDN Pamolokan 2, SDN Pangarangan 3, SDN Pakandangan 1, SDN SDN batang-batang Daya 1, SDN Karduluk 1,SDN SDN Kalianget barat 1, SDN Manding Laok 1, SDN Bataal barat 1, dan SDN Lenteng Timur 1.
sedangkan untuktingkat SMP antara lain. SMPN 1 Sumenep, SMPN 2 Sumenep, SMPN 1 Kalianget, SMPN 1 Talango, SMPN 4 Sumenep,dan SMPN 1 Saronggi. Dan untuk SMA antara lain, SMAN 1 Sumenep, SMPN 2 Sumenep, SMAN 1 Lenteng, SMAN 1 Gapura, SMAN 1 Ambunten, SMAN 1 Arjasa, SMKN 1 Sumenep dan SMAN 1 Kalianget. (mediamadura.com)
Mahasiswa Pamekasan Demo Bank BTN Tuntut Transparansi Dana Tunjangan Guru Kemenag
Pamekasan,18/7 (mediamadura.com)- sejumlah aktivis mahasiswa yang mengatas namakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Arak) Pamekasan, menggelar unjuk rasa didepan kantor Bank Tabungan Negara (BTN) wilayah itu, menuntut transparansi serta pertanggung jawaban BTN sebagai penyalur bantuan sertifikasi guru kouta tahun 2012.
Dalam aksi tersebut puluhan massa itu membentangkan poster bertuliskan kecaman terhadap BTN yang diduga telah melakukan kongkalikong antara pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dengan BTN Pamekasan.
Dalam orasinya, korlap aksi tersebut Hasan Basri meminta transparansi dari pihak BTN serta memberikan penjelasan atas pencairan dana sertifikasi dan fungsional tahun 2013.
“BTN harus menjelaskan kepada kami terkait pencairan dana fungsional tahun 2012, kami menduga BTN telah main mata dengan kemenag,” teriaknya.
Dalam aksi itu, mass Arak meminta Kepala Kamenag Pamekasan yang baru yaitu Muarif Tanthowi untuk tidak lagi bekerjasama dengan BTN. selain itu, Arak juga meminta BTN untuk memberikan data penerima fungsional 2012.
Kepala BTN Pamekasan, Farah Werdimansyah dihadapan para peserta aksi mengatakan, pihaknya menolak permintaan peserta aksi itu, karena data nasabah itu termasuk privasi yang harus dirahasiakan oleh pihak bank.
“Kami wajib merahasiakan data setiap nasabah kami, dan data yang di Kamenag itu sama dengan data yang ada disini,”tuturnya.
Ia juga menuturkan, pihaknya tidak bisa memberikan nama-nama nas
abahnya kepada siapapun, termasuk kepada pengunjuk rasa saat itu sebab ada aturan yang berlaku untuk itu.
“Data nasabah itu dilindungi oleh undang-undang, sehingga kami tidak mungkin membeberkan data-data tersebut,” tegas Farah.
Dijelaskan pula, proses pencairan dana fungsional yang dilakukan BTN sebelumnya, Farah menjelaskan, pihaknya hanya menerima data dari Kemenag dan selanjutnya dan memberikan lagi pada Kemenag untuk.
“Kita tetap lakukan proses pencairan sesuai dengan prosedur yang ada, dan data itu diberikan oleh kemenag kepada kita, setelah itu kita lakukan proses, untuk pencairan kepada penerima,” urainya.
Data penerima reture yang telah dicairkan oleh BTN, yaitu sebanyak 789 orang. Sedangkan calon data penerima fungsional di Bank tersebut, sebanyak 8.826 orang.(mediamadura.com)
Selasa, 16 Juli 2013
Permalukan Sriwijaya FC di Palembang 4-0, Suporter Madura Konvoi
Madura, Lintas Madura (16/07/2013)- Ajaib dan tidak disangka, Persepam Madura United yang diprediksi bakal kesulitan menghadapi tuan rumah dan sang juara bertahan ISL tahun lalu, Sriwijaya FC ternyata terbalik. Justru pasukan Daniel Rukito tampil memukau di hadapan ribuan publik sepak bola Palembang dengan mempermalukan si tuan rumah dengan skor meyakinkan 4-0.
Sejak menit pertama tuan rumah tampil cepat dan menyerang. Hal ini membuat laskar sape kerap yang tidak diperkuat senter backnya Fahrudin agak kerepotan. Hal ini terbukti pada menit 10 Tantan hampir membobol gawang Persepam, tapi sayang masih lemah.
Kemudian sekitar 3 menit kemudian, sepakan keras Djumafo dapat diselamatkan oleh Alvons.
Namun, pada menit 24, Busari, berhasil membobol gawang Sriwijaya setelah menerima umpan dari Issac Djober.
Tertinggal 1 gol, pemain Sriwijaya berusaha menyamakan kedudukan, pada menit 30 sebuah peluang Sriwijaya oleh Ponaryo Astaman setelah mendapatkan bola mati di areal luar kotak pinalti, namun sepakannya bisa ditangkap alvons.
Memasuki injury time, justru Persepam hampir kembali membobol gawan Sriwijaya oleh Ali Khadafi namun masih membentur kiper Sriwijaya FC. Malapetaka ke dua tuan rumah Sriwijaya FC terjadi pada menit 47 injury time, Alain Nkong yang lolos dari pemain belakang Sriwijaya dengan pasti membobol gawang Sriwijaya. Skor 0:2 untuk Persepam berakhir sampai babak pertama.
Di babak kedua Persepam Madura tidak menggendorkan serangan, al hasil pada menit 48 striker kawakan Zainal Arif berhasil membobol gawang Sriwijaya FC. Malam yang suram bagi publik Sriwijaya ditutup oleh gol Zainal Arif pada menit 55 setelah umpan Rossi gagal diintersep oleh pemain belakang Sriwijaya. Bola mantul itulah yang diselesaikan dengan baik oleh Zainal Arif.
Menit-menit akhir babak kedua Sriwijaya mengepung pertahanan Persepam, namun penampilan cemerlang kiper Persepam Madura Alfons Kevlan membuat pemain depan tuan rumah Sriwijay seakan putus harapan untuk merebut poin di kandangnya sendiri. Dengan kemenangan telak ini sekaligus merupakan revans bagi Persepam Madura, karena dalam pertandingan sebelumnya di putaran pertama PMU takluk di kandang sendiri 0-2 dari Sriwijaya FC. Sekaligus Persepam memperbaiki peringkat klasemen sementara dari posisi 11 ke peringkat ke 10 dengan torehan 37 poin sama dengan gresik united.
Suporter Konvoi Rayakan Kemenangan
Pertandingan yang menyedot perhatian suporter Madura melalui layar televisi tersebut bak mendapat anugerah besar, langsung turun ke jalan dengan sepeda motornya mengelilingi jalan-jalan di kota Pamekasan. Mereka meskipun waktu tengah malam yakni sekitar 23.00 lebih tetap bersemangat meneriakkan yel yel kemenangan buat laskar sape kerap di Stadion Jakabaring dengan skor telak 4-0 atas Sriwijaya FC. (mam/lm)
Senin, 15 Juli 2013
Karena Nyalakan Petasan Saat Konvoi, Massa Antar Pendukung Kades Hampir Bentrok
Pamekasan,Madura (15/7) - Massa pendukung Kepala Desa terpilih Serta massa mantan kepala Desa Campor Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, hampir bentrok akibat arak-arakan kendaraan pendukung Kades terpilih itu menyalakan Petasan saat melintas disamping rumah mantan Kades Desa tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat arak-arakan ratusan kendaraan pendukung kepala desa terpilih, baru pulang mengikuti pelantikan Kepala Desanya yang di selenggarakan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. Sepulangnya dari pelantikan tersebut, saat melintas disamping rumah mantan kepala desa yang kalah pada Pilkades lalu itu, oknum pendukung kades terpilih itu menyalakan petasan yang memicu amarah dari pendukung mantan Kades.
Salah satu warga Desa Campor yang enggan disebutkan namanya mengatakan, mercon yang dibunyikan saat itu sangatlah banyak, dan bunyinya sangat keras, sehingga mengagetkan warga sekitar mantan kepala Desa itu, tak lama setelah itu para pendukung mulai berdatangan.
“Selain itu mereka sambil membleyer sepedanya dengan keras,dan sepedanya terus di gas mas, bunyinya sangat nyaring,” tuturnya saat itu.
Kapolres Pamekasan,AKBP Nanang Chadarusman menuturkan, peristiwa tersebut dipicu pelemparan petasan yang dilakukan oleh salah satu pendukung Kedes terpilih saat melintas disamping rumah mantan Kades Desa tersebut.
“Hal itu membuat ketersinggungan pendukung mantan kepala desa,” tuturnya kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian, senin (15/07/13) pagi.
Nanang sapaan akrabnya juga menuturkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan mantan kepala Desa Campor, dan pihaknya juga telah memberikan pengertian agar bisa menjaga seluruh pendukungnya.
“Insyaallah setelah ini kami juga akan kerumah kepala desa terpilih, memberikan sedikit masukan agar antar pendukung saling menghargai,” ulasnya .(dari mediamadura.com)
Pro Kontra; Kurikulum 2013 Diberlakukan
Madura Lintas Madura (15/07/2013)- Meskipun pro kontra kurikulum 2013 tetap diberlakukan hari ini di sejumlah sekolah mulai dari SD,SMP, dan SMA. Perubahan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai sistem yang akan digantikannya:
1. Penjurusan digantikan Peminatan
Pada kurikulum KTSP dikenal adanya
penjurusan yang ditempuh pada kelas XI. Dalam kurikulum 2013, penjurusan
digantikan oleh peminatan yang akan di lakukan sejak kelas X. Siswa
memiliki kesempatan memilih sendiri mata pelajaran. Namun, peminatan
ini harus sesuai dengan keputusan hasil nilai UN, Rapot, Ujian Masuk dan
pihak Bimbingan Konseling.
2. Berbasis Kompetensi Inti dan Dasar
Makna dari kompetensi ini adalah memeproleh proses pembelajaran dengan nilai akhir dengan variabel kualitas skill, attitude dan knowledge yang
menjadi dasar siswa belajar. Metode pembelajaran akan diusahakan lebih
interaktif dengan mengacu discovery learning and project based learning.
Diharapkan siswa dan pelajar aktif dalam pembelajaran.
3.Diharuskan mengikuti Silabus Nasional
Dalam
sistem KTSP, pengajar diberikan hak untuk menyusun silbus secara
kreatif. Namun dalam sistem Kurikulum 2013 Kemendikbud mengharuskan
pengajar mengikuti acuan silabus yang dibuat oleh Pusat. Oleh sebab itu,
sebelum menghadapi kurikulum 2013 ada pelatihan yang dilakukan pada
guru-guru. Walaupun dalam kenyataannya baru dilakukan pelatihan guru
inti belum lama ini.
4. Mata pelajaran berkurang, jam belajar ditambah
Imbas
dari dihilangkan penjurusan IPA/IPS, otomatis mata pelajaran yang ada
didalamnya akan diintegrasikan menjadi satu. Namun jam pelajaran akan
bertambah sebanyak 2 jam mata pelajaran per minggu. Hai ini diharapkan
untuk mencapai konsep
belajar discovery learning yang diajarkan. Termasuk 4 jam mata
pelajaran yang ditentukan sendiri oleh masing-masing sekolah.
5. Wajib Pramuka
Mungkin
ada beberapa siswa yang berpikir untuk masuk dalam sebuah SMA karena
tidak memasukkan Pramuka sebagai ekskul wajib. Bersiap-siaplah untuk
mengubur pikiran tersebut! Pramuka dalam kurikulum 2013 dinyatakan wajib
diikuti karena diharapkan sebagai pondasi kebersamaan.
Sementara itu Guru Besar Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Sarwiji Suwandi, M.Pd
mengemukakan bahwa kurikulum 2013 memposisikan guru seperti robot-robot
mekanik yang dikontrol penuh oleh pemerintah.
"Hal itu bisa berdampak pada kurangnya motivasi kerja guru," ucap Prof Sarwiji. Ia juga berpendapat bahwa perubahan kurikulum seyogyanya memposisikan guru sebagai pembelajar dan perubahan kurikulum sebagai kegiatan belajar b
agi mereka. sejauh ini Sarwiji menilai bahwa kurikulum 2013 menempatkan ketidakpercayaan kepada guru dan ketidakberdayaan guru sebagai pengajaryang menentukan kualitas belajar.
Ia juga mengakui bahwa sebagian guru akan senang dengan pengurangan peran guru namun hal ini juga dapat dianggap buruk bagi sebagian guru lainnya mengingat kurikulum ini terlalu sentralistik sehingga tidak menghargai peran guru di sistem pendidikan. (mam/dari berbagai sumber)
"Hal itu bisa berdampak pada kurangnya motivasi kerja guru," ucap Prof Sarwiji. Ia juga berpendapat bahwa perubahan kurikulum seyogyanya memposisikan guru sebagai pembelajar dan perubahan kurikulum sebagai kegiatan belajar b
agi mereka. sejauh ini Sarwiji menilai bahwa kurikulum 2013 menempatkan ketidakpercayaan kepada guru dan ketidakberdayaan guru sebagai pengajaryang menentukan kualitas belajar.
Ia juga mengakui bahwa sebagian guru akan senang dengan pengurangan peran guru namun hal ini juga dapat dianggap buruk bagi sebagian guru lainnya mengingat kurikulum ini terlalu sentralistik sehingga tidak menghargai peran guru di sistem pendidikan. (mam/dari berbagai sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)
















